PEMPROV KALTENG

Peran Ibu Tangkal Ekstremisme dan Narkoba

16
×

Peran Ibu Tangkal Ekstremisme dan Narkoba

Sebarkan artikel ini
Peran Ibu Tangkal Ekstremisme dan Narkoba
FOTO LIDIAWATI FOTO BERSAMA-Plt Sekda Kalteng HM Katma F Dirun bersama dengan peserta sosialisasi, Senin (2/12) di Palangka Raya

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) HM Katma F Dirun, membuka kegiatan Sosialisasi Pencegahan Ekstremisme yang Mengarah pada Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba, Senin (2/12) di Palangka Raya.

“Pemikiran ekstrem mudah didapat anak-anak sekarang, dengan terbukanya informasi dimedia sosial. Kita penting memahami, mereka terpapar pemikiran radikal yang keras. Kita harus tahu ciri-ciri tersebut, untuk segera diatasi. Jangan sampai terpatri dialam bawah sadar karena sangat berbahaya,” kata Katma.

Menurut Katma, narkoba dan pemahaman ekstrem sangat cepat penularannya, walau berjauhan bisa saja terpapar. Benteng pertahanan keluarga adalah ibu-ibu. Ibu-ibu harus mengetahui ciri-ciri anak, yang menggunakan narkoba dan segera diatasi.

Katma menegaskan, ekstremisme yang berujung pada tindakan terorisme, merupakan ancaman serius bagi stabilitas sosial, keamanan nasional, dan keharmonisan masyarakat. Pencegahan terhadap paham ini, harus dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan berbagai lapisan masyarakat.

“Ekstremisme berbasis kekerasan, yang mengarah pada terorisme merupakan ancaman nyata yang harus kita cegah bersama. Pemerintah telah merumuskan langkah-langkah strategis, salah satunya melalui Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme Tahun 2020–2024 (RAN PE),” ujar Katma.

Deteksi dini, lanjut Katma, dalam mengenali tanda-tanda radikalisasi, dan melaporkan aktivitas mencurigakan. Edukasi digital dan pengawasan media sosial, dibarengi dengan ruang dialog dan toleransi untuk mengadakan forum lintas agama dan budaya, serta melibatkan generasi muda sebagai agen perdamaian.

Selain itu, acara ini juga menekankan peran penting keluarga, dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Keluarga adalah benteng pertama dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

“Pencegahan narkoba harus dimulai dari keluarga. Komunikasi yang baik, edukasi sejak dini, memberikan teladan positif, serta mengawasi perubahan perilaku anak adalah kunci, untuk melindungi mereka dari ancaman narkoba,” tambahnya.ldw