MUARA TEWEH/TABENGAN.CO.ID – Gelaran ‘Barito Utara Bershalawat’ sukses menciptakan gelombang spiritual yang dahsyat, menyedot ribuan jemaah untuk memadati Arena Terbuka Tiara Batara, Sabtu (29/11) malam. Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari, di mana jemaah mulai berdatangan hingga membludak dan memenuhi setiap sudut lokasi acara, jauh sebelum acara resmi dimulai.
Puncak acara tercapai ketika ulama kharismatik nasional, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, tampil memimpin lantunan shalawat. Suasana yang sempat diguyur hujan tidak sedikit pun mengurangi kekhidmatan. Sebaliknya, ribuan jemaah justru semakin khusyuk, larut dalam setiap bait pujian yang mengalun merdu, membentuk harmoni spiritual yang menyentuh relung hati.
Seorang jemaah, Rahmawati, warga Jalan Dahlia, tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Ini acara yang bagus, saya suka dan bersyukur karena selama ini hanya bisa menyaksikan beliau di Youtube. Saya berpikir kapan beliau bisa datang di Muara Teweh. Alhamdulillah hari ini beliau datang,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Perasaan serupa diungkapkan Ahmadi dari Jalan Padat Karya yang berharap acara serupa dapat berlanjut.
Momen bersejarah ini ternyata merupakan realisasi dari sebuah janji politik yang suci. Bupati Barito Utara H Shalahuddin dalam sambutannya mengungkapkan, kehadiran Habib Syech adalah nazar yang diikrarkannya sebelum dilantik.
“Alhamdulillah nazar itu kesampaian, beliau dapat hadir di tengah-tengah kita,” kata Bupati dengan penuh haru.
Melihat respons luar biasa dari masyarakat, Bupati Shalahuddin pun berkomitmen untuk menjadikan acara ini sebagai agenda rutin.
“Insya Allah nantinya kita akan agendakan setidaknya tiga bulan sekali diadakan kegiatan semacam ini,” janjinya, disambut gemuruh takbir dan tahmid dari ribuan jemaah yang hadir.
Di atas panggung, Habib Syech tidak hanya membawakan shalawat, tetapi juga menitipkan pesan-pesan perdamaian. Beliau mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat tolong-menolong sesama. Pesan universal ini menjadi penyejuk di tengah beragamnya kehidupan bermasyarakat.
Khidmatnya malam itu ditutup dengan doa bersama yang mengharukan. Dengan penuh kepedulian, Habib Syech mengajak seluruh jemaah mendoakan saudara-saudara di Pulau Sumatera yang sedang dilanda musibah banjir, mengajarkan solidaritas nasional yang dalam.
“Saya pasti merindukan kalian, dan saya akan datang kembali lagi ke sini,” tutur Habib Syech sebelum berpamitan, memberi janji manis yang mengobarkan harapan untuk pertemuan serupa di masa depan, menutup malam penuh berkah bagi seluruh masyarakat Barito Utara. c-old





