Spirit Kalteng

Semangat Huma Betang, Wali Kota Fairid Hadiri Ziarah Paskah

149
×

Semangat Huma Betang, Wali Kota Fairid Hadiri Ziarah Paskah

Sebarkan artikel ini
Semangat Huma Betang, Wali Kota Fairid Hadiri Ziarah Paskah
PASKAH-Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin saat meninjau ziarah Paskah di TPU Km 12, Sabtu (4/4/2026) malam. FOTO TABENGAN/ANITA WIDYANINGSIH

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menunjukkan komitmennya dalam menjaga toleransi dan kenyamanan beribadah dengan turun langsung meninjau pelaksanaan ziarah Paskah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Km 12, Sabtu (4/4/2026) malam.

Kehadiran orang nomor satu di Palangka Raya itu bukan sekadar seremonial, melainkan memastikan umat Kristiani dapat menjalankan tradisi Paskah dengan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir jajaran kepolisian, termasuk Kapolda Kalimantan Tengah dan Kapolresta Palangka Raya beserta jajaran, yang ikut memantau situasi di lapangan, mulai dari arus lalu lintas hingga keamanan di area pemakaman yang dipadati peziarah.

Suasana TPU Km 12 malam itu tampak khusyuk. Warga yang datang melakukan tradisi tabur bunga dan doa bersama di pusara keluarga, sebuah bagian penting dalam peringatan Paskah.

Di sela peninjauan, Fairid juga berdialog dengan para peziarah dan petugas. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

“Pemerintah kota hadir untuk memastikan saudara-saudara kita dapat menjalankan ibadah dan tradisi Paskah dengan khidmat dan aman. Kami juga telah menyiagakan personel Satpol PP dan Dinas Perhubungan di titik-titik rawan kemacetan sekitar area pemakaman,” ujar Fairid.

Tak hanya fokus pada pengamanan, Fairid juga menyoroti pentingnya evaluasi ke depan, khususnya terkait infrastruktur dan akses menuju lokasi pemakaman. Ia menyebutkan perlunya alternatif jalur tambahan yang dapat difungsikan saat momentum hari besar keagamaan guna mengantisipasi kepadatan.

Lebih dari itu, kunjungan ini menjadi simbol kuat nilai kebersamaan masyarakat Kota Palangka Raya yang hidup dalam keberagaman. Fairid menegaskan bahwa semangat toleransi harus terus dijaga sebagai bagian dari falsafah huma betang.

“Ini adalah wujud komitmen kita bersama dalam menjaga keharmonisan dan keberagaman. Saat ini mungkin yang bertugas adalah saudara-saudara yang tidak merayakan Paskah, tetapi sebelumnya saat Ramadan, kita juga saling membantu,” ungkapnya.

Ia menambahkan, perbedaan keyakinan adalah hal yang bersifat pribadi, namun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, nilai toleransi harus menjadi fondasi utama.

Melalui momentum ini, Pemerintah Kota Palangka Raya kembali menegaskan komitmennya untuk merawat harmoni antarumat beragama, sekaligus memastikan setiap warga dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman, nyaman, dan penuh kedamaian. nws/red