DPRD BARITO UTARA

Anggota DPRD Barut Netty Herawati Perjuangkan Terapi Anak Berkebutuhan Khusus

68
×

Anggota DPRD Barut Netty Herawati Perjuangkan Terapi Anak Berkebutuhan Khusus

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Barut Netty Herawati Perjuangkan Terapi Anak Berkebutuhan Khusus
DORONGAN-Anggota DPRD Barut saat mengikuti RDP dengan Disdik Barut, Selasa (7/4/2026). TABENGAN/ARNOLD

MUARA TEWEH/TABENGAN.CO.ID – Anggota DPRD Barito Utara (Barut) dari Partai Nasdem, Hj Netty Herawati, kembali menyuarakan pentingnya perhatian serius terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. Hal ini disampaikan Netty ketika memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Barut, Selasa (7/4/ 2026).

Politisi perempuan dari partai Nasdem itu bersikeras perjuangkan terwujudnya tempat terapi bagi anak usia Ia mengaku sudah memperjuangkan hal ini sejak pembahasan Rencana Kerja Murni (Rakernas) sebelumnya.

Netty mengungkapkan, saat ini hanya ada satu tempat di Barut yang mampu memberikan terapi bagi ABK, mulai dari jenjang PAUD hingga TK. Menurutnya, fasilitas ini sangat krusial karena banyak anak dari keluarga kurang mampu yang terbantu dengan adanya terapi rutin tersebut.

“Yang untuk anak-anak berkebutuhan khusus ini mungkin sudah saya perjuangkan dari awal, dari rencana murni kemarin. Hal ini saya mohon sangat diperhatikan, karena ini satu-satunya di Barut yang bisa memberikan terapi anak berkebutuhan khusus dari tingkat PAUD dan TK,” ujar Netty dengan nada penuh harap.

Netty mengungkapkan alasan di balik kegigihannya menyuarakan persoalan ini. Menurutnya, pihak sekolah, dalam hal ini seorang ibu kepala sekolah, sudah memiliki lahan yang siap dihibahkan. Bahkan, rekomendasi dari tingkat kecamatan pun telah keluar untuk pembangunan tempat terapi yang lebih permanen.

“Saya begitu menggebu-gebu menyuarakan ini dari awal karena beliau, Bapak sekolahnya, sudah mempunyai tanah yang bisa dilimpahkan. Sudah keluar juga dari kecamatan untuk kita membangun. Saat ini beliau setiap sore tetap memberikan terapi secara pribadi setelah jam TK,” jelas Netty.

Hasilnya, Netty mengaku melihat langsung bagaimana anak-anak Barut bisa tertolong tanpa harus keluar kota untuk mencari terapi. Sebagian besar dari mereka adalah warga kurang mampu yang selama ini terbantu dengan keberadaan tempat terapi tersebut.

Bahkan, secara pribadi, Netty mengaku telah memberikan dukungan penuh kepada ibu kepala sekolah yang berjasa tersebut. Ia berharap pemerintah daerah segera merespon dengan membangun fasilitas terapi yang representatif agar lebih banyak anak berkebutuhan khusus mendapatkan hak mereka tanpa harus merantau. old/reddre