BUDAYA

Sebagai Wujud Syukur, Warga Desa Merambang Nanga Bulik Pesta Takin Padi

205
×

Sebagai Wujud Syukur, Warga Desa Merambang Nanga Bulik Pesta Takin Padi

Sebarkan artikel ini
Sebagai Wujud Syukur, Warga Desa Merambang Nanga Bulik Pesta Takin Padi
Sebagai Wujud Syukur, Warga Desa Merambang Nanga Bulik Pesta Takin Padi
WUJUD SYUKUR-Kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Besar Desa Merambang itu dihadiri oleh Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid.FOTO KOMINFO LAMANDAU

NANGA BULIK/TABENGAN.CO.ID-Masyarakat Desa Merambang, Kecamatan Bulik Timur, Kabupaten Lamandau, baru-baru ini menggelar Pesta Tradisional Takin Padi.

Pesta Takin Padi bukan sekadar sebuah tradisi, tetapi merupakan wujud rasa syukur masyarakat kepada Tuhan atas hasil panen yang telah diberikan.

Pesta Tradisional Takin Padi adalah sebuah tradisi perayaan panen yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Merambang sebagai wujud syukur masyarakat kepada Tuhan atas hasil panen padi yang telah diberikan.

Tradisi ini merupakan simbol keharmonisan, dimana melambangkan hubungan yang selaras antara manusia dengan alam sekitar serta menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan dan semangat gotong royong antarwarga.

Kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Besar Desa Merambang itu dihadiri oleh Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid.

Dalam sambutannya, Wabup Hamid menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Merambang yang terus menjaga dan melestarikan budaya leluhur di tengah arus modernisasi.

“Saya sangat mengapresiasi masyarakat Desa Merambang yang terus menjaga dan melestarikan budaya leluhur ini. Mempertahankan tradisi seperti ini adalah bentuk identitas dan kekayaan budaya yang tidak ternilai harganya,” ungkapnya.

Dia menyebut, Pesta Takin Padi bukan sekadar sebuah tradisi, tetapi merupakan wujud rasa syukur masyarakat kepada Tuhan atas hasil panen yang telah diberikan.

“Tradisi ini juga menjadi simbol keharmonisan antara manusia dengan alam, serta mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat,” bebernya.

Hamid juga menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Lamandau sangat mendukung kegiatan adat dan budaya seperti ini.

“Selain sebagai warisan budaya, kegiatan ini juga memiliki potensi untuk mendorong sektor pariwisata daerah serta memperkuat ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Wabup Hamid mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, kebersamaan, serta menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.kar/jsi-red