Spirit Kalteng

Menghadirkan Layanan Kesehatan Lebih Dekat: Kolaborasi dengan Masyarakat Selucing

81
×

Menghadirkan Layanan Kesehatan Lebih Dekat: Kolaborasi dengan Masyarakat Selucing

Sebarkan artikel ini
Menghadirkan Layanan Kesehatan Lebih Dekat: Kolaborasi dengan Masyarakat Selucing
Menghadirkan Layanan Kesehatan Lebih Dekat: Kolaborasi dengan Masyarakat Selucing
PELAYANAN KESEHATAN – Pelayanan kesehatan melalui inisiatif Bumitama Berdaya terhadap masyarakat Desa Selucing, Kecamatan Cempaga Hulu, Kotawaringin Timur. FOTO ISTIMEWA

Kemandirian desa tidak dapat dilepaskan dari kualitas hidup masyarakatnya. Salah satu fondasi utamanya adalah kesehatan. Berangkat dari pemahaman tersebut, melalui inisiatif Bumitama Berdaya, Bumitama menegaskan komitmennya dalam mendorong masyarakat yang lebih sehat sebagai langkah awal menuju desa yang mandiri dan berdaya.

Komitmen tersebut diwujudkan dalam kegiatan pengobatan gratis bagi masyarakat Desa Selucing, Kalimantan Tengah. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci pelaksanaan, melibatkan Puskesmas Kecamatan Cempaga Hulu, Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur, tenaga kesehatan regional dan desa, serta Pemerintah Desa Selucing.

Sebanyak 59 warga turut serta dalam kegiatan ini, terdiri dari 33 lansia dan 26 balita—dua kelompok prioritas yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara berkala. Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, serta pemberian obat sesuai diagnosis dan standar pelayanan kesehatan yang berlaku.

“Lebih dari sekadar layanan medis, kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan berkelanjutan untuk mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat. Kami berharap melalui pemeriksaan ini, kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan perawatan dapat terus meningkat, sehingga masyarakat dapat tumbuh lebih sehat, produktif, dan pada akhirnya lebih mandiri,” ungkap Khairul Amri, selaku Ketua Pelaksana sekaligus perwakilan CSR Bumitama.

Pandangan tersebut sejalan dengan kondisi di lapangan. Neri, perwakilan Badan Pengawas Desa (BPD) Desa Selucing, menyampaikan bahwa keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan masih menjadi tantangan bagi sebagian warga, khususnya lansia yang memiliki keterbatasan mobilitas, sehingga kehadiran layanan kesehatan langsung di desa dinilai sangat membantu masyarakat.

Sementara itu, dari sisi tenaga medis, keberlanjutan program menjadi perhatian penting. Hermanto, dokter dari Puskesmas Kecamatan Cempaga Hulu yang mewakili Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur, menekankan bahwa upaya serupa diharapkan dapat terus dilakukan agar pemantauan kesehatan masyarakat tetap terjaga secara berkesinambungan.

Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif masyarakat yang hadir, termasuk keluarga yang mengantarkan lansia untuk mendapatkan layanan. Kehadiran layanan kesehatan ini tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga menunjukkan pentingnya akses yang lebih dekat dan merata sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. ***/bb