PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Upaya Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Macan Asia Indonesia Kalimantan Tengah dalam menjalin kerja sama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng mendapat respons positif. Hal ini ditandai dengan audiensi yang digelar di Mapolda Kalteng, Jumat (10/4/2026).
Audiensi diterima langsung Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, didampingi jajaran pejabat utama, di antaranya Kabid Humas Kombes Pol Budi Rachmat, Dirsamapta Kombes Pol Viddy Dasmasela, Dirbinmas Kombes Pol Budhi Rochmat, Dirresnarkoba Kombes Pol Slamet Ady Purnomo, serta Karorena Brigjen Pol Andreas Wayan Wicaksana.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPD Macan Asia Indonesia Kalteng Abdul Rahman, menyampaikan tiga poin utama. Pertama, pihaknya siap mendukung Polda Kalteng dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kedua, mendukung upaya pemberantasan narkoba di wilayah Kalimantan Tengah. Ketiga, turut memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya terkait persoalan lahan dan tambang rakyat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“kami berharap Polda Kalteng dapat menjadi mitra strategis dalam mendorong kemajuan masyarakat Kalimantan Tengah, sejalan dengan visi organisasi yang selaras dengan program pemerintah pusat dan daerah,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut dan menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kamtibmas.
“Keamanan dan ketertiban masyarakat adalah tanggung jawab bersama. Dalam penanganan narkoba, Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, Polda Kalteng berkomitmen menindak tegas segala bentuk peredaran narkoba, baik yang melibatkan pihak internal maupun eksternal. Selain itu, pihaknya mendorong dukungan masyarakat dalam penguatan pengawasan, termasuk rencana pembangunan pos di titik-titik perbatasan antarprovinsi.
“Saya ingin di beberapa titik perbatasan dibangun pos bersama, bukan hanya untuk Polri, tetapi lintas instansi, sehingga setiap orang yang masuk dapat dilakukan pemeriksaan. Karena dalam kasus narkoba, ada permintaan maka ada suplai,” ujarnya.
Terkait persoalan pertambangan, Kapolda menegaskan bahwa kepolisian akan bersikap netral dan tetap menindak aktivitas ilegal, baik yang dilakukan perusahaan maupun perorangan. Namun demikian, pendekatan persuasif tetap dikedepankan agar semua pihak mematuhi aturan, sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Di akhir audiensi, kedua pihak sepakat untuk menindaklanjuti kerja sama dalam bentuk nota kesepahaman (MoU) guna memperkuat sinergi ke depan. fwa





