SAMPIT/tabengan.co.id- Hujan deras yang mengguyur Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (16/2), membuat sejumlah ruas jalan dan fasilitas umum terendam banjir. Seperti yang terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotim. Pelayanan administrasi kependudukan terpaksa ditutup menyeluruh karena ruangan server terendam banjir.
Kepala Disdukcapil Kotim Agus Tripurna Tangkasiang mengatakan, air banjir merendam 2 server kependudukan, yakni server kecamatan dan server Kantor Disdukcapil. Struktur bangunan ruangan server yang rendah membuat ruangan mudah tergenang air banjir.
“Selain server, kabel-kabel dan perangkat komputer juga ada yang terendam. Kemudian beberapa buku-buku dokumen juga ada yang basah terendam air banjir,” ungkapnya, Senin (17/2).
Karena kondisi tersebut, pihaknya memutuskan untuk menutup layanan administrasi kependudukan di kantor tersebut selama satu hari. Pihaknya hanya melayani pengecekan berkas yang akan diajukan oleh warga yang datang.
Sementara itu, banjir juga menggenangi ruangan operasi di RSUD dr Murjani Sampit. Meski air banjir yang menggenang hanya 5-10 cm, namun hal tersebut mengganggu aktivitas di ruangan itu.
Wakil Direktur RSUD dr Murjani Sampit dr Yudha Herlambang mengatakan, pelayanan operatif di IBS sementara dipending karena sedang proses sterilisasi ruangan.
“Insya Allah dijadwalkan bisa buka hanya jika ada operasi emergency, kita saat ini sedang proses sterilisasi ruangan,” tandasnya. c-may
Server Terendam Banjir, Pelayanan Kependudukan di Kotim Tutup











