-
Palangka Raya

PGLII dan Kemenag Apresiasi Pembukaan Program Pendidikan Diploma 1 Rutan Kelas IIA Palangka Raya

36
×

PGLII dan Kemenag Apresiasi Pembukaan Program Pendidikan Diploma 1 Rutan Kelas IIA Palangka Raya

Sebarkan artikel ini
DANIEL/ TABENGAN Foto: Seremoni pembukaan Program D1 Teologia Rutan Kelas IIA Kota Palangka Raya, Senin (30/1)
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pembukaan dan Penandatangan Perjanjian Kerjasama Pendidikan Program D-1 Sekolah Teologis Bagi Warga Binaan Rutan Kelas IIA Palangka Raya. Berkolaborasi dengan Yayasan Indonesia Bangkit dan Bersinar, STT Anugrah Indonesia dan Rutan Negara Kelas IIA Palangka Raya. Senin (30/1). Pada kesempatan itu, turut hadir pula Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto, Kabid Bimas Kristen Kemenag Provinsi Kalteng, Mimi.

Kepada wartawan Mimi berharap, program D1 yang diselenggarakan STT Anugerah Indonesia tersebut mudah-mudahan dapat mengakomodir program dari Rutan sendiri yang mana membina warganya agar dapat menjadi anggota masyarakat yang berakhlak dan berbudi pekerti yang baik

“Dalam rangka pembinaan di Rutan sehingga ketika mereka lulus D1 ini, mereka bisa melanjutkan ke jenjang S1. Kita juga akan mendukung program ini, mudah-mudahan di rutan dan lapas lain juga ada,” bebernya.

Selain itu, Mimi mengharapkan pula ketika warga binaan Rutan kembali ke masyarakat mereka akan jadi lebih baik.

“Dengan kegiatan seperti ini akan menambah wawasan mereka terlebih dibidang agama. Sehingga mereka juga bisa melakukan pelayanan nanti setelah dari sini,” kata Mimi.

Sekretaris PGLII Kota Palangka Raya, Pdt. Frans Bratasiwaya S.Th mengatakan, sebagai salah satu lembaga yang mendukung Program D1 tersebut, PGLII Kota Palangka Raya sangat bersyukur bahwa MoU antara Yayasan Indonesia Bersinar, dan STT Anugerah Indonesia dan Rutan kelas IIA Palangka Raya berjalan dengan baik, dengan MoU ini tentu PGLII Kota Palangka Raya berharap melalui kerjasama ini akan mencetak manusia binaan yang berguna bagi masyarakat.

Melalui program yang dijalankan ini akan menjadi model yang baik dalam  membangun pribadi Indonesia yang berkarakter dan berkualitas yang lebih baik, berdampak positif bagi kemajuan masyarakat Kota Palangka Raya dan daerah lainnya dalam semua bidang.

“PGLII dalam konteks ini akan berupaya untk mengemban amanat Tut Wuri Handayani sebagai mana panggilan gereja untuk menjadi garam dan terang bagi dunia,” tukasnya.

Ditempat sama, Ketua Pengurus Cabang Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Yayasan Bangkit dan Bersinar, Drs. Steven Josua Uktolseja, S.PdK., MA menegaskan bahwa tugas memanusiakan manusia adalah tugas bersama sebagai mahluk sosial. Salah satu tugas itu adalah membina masyarakat tidak terkecuali warga masyarakat yang berstatus sebagai Warga Binaan Pemasyarakatan yang ada di Lapas dan Rutan.

Maka dari itu Yayasan Indonesia Bangkit dan Bersinar Provinsi Kalimantan Tengah bersama PGLII Kalimantan Tengah dan Kota Palangka Raya menjalin kerjasama dengan Rutan Kelas IIA Palangka Raya menyelenggarakan Sekolah Teologi 1 tahun bersertifikat untuk Warga Binaan Kristiani. Sekolah Teologi ini mendapat dukungan penuh dalam hal kurikulum dan kependidikan dari STT Anugrah Indonesia, Surabaya.

Lanjut pria yang akrab dipanggil dengan nama Pak Jo tersebut bahwa nantinya para lulusan Sekolah Teologi WBP di Rutan Palangka bisa melanjutkan mengambil strata 1 di ilmu teologi pada STT Anugrah Indonesia. Bahkan STT menyediakan beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi. Tujuannya adalah menjamin bahwa program yang diikuti WBP adalah program yang legal dan terakreditasi di Dirjen Bimbingan Agama Kristen kemenenag RI dan di BAN PT.

“Adapun tujuannya adalah untuk menlmpersiapkan WBP menjadi pribadi yang takut Tuhan dan berdampak bagi gereja dan masyarakat. Inilah makna dari Sekolah Teologi yaitu menyediakan suatu komunitas bagi WBP untuk tumbuh bersama menjadi berkat bagi masyarakat,” tandasnya. dsn

-
-
-