KUALA KAPUAS/TABENGABN.CO.ID-Banjir kembali menerjang wilayah Kabupaten Kapuas. Akibat meluapnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas karena tingginya intensitas hujan belakangan ini, permukiman warga Desa Tumbang Sirat, Kecamatan Kapuas Hulu dan sebagian Desa Tumbang Puroh serta jalan penghubung Sei Hanyo menuju Desa Rahung Bungai, Hurung Tabengan dan Desa Supang, terendam.
Sekdes Tumbang Sirat Rumela, saat dikonfirmasi, Jumat (14/6), mengungkapkan, akibat meluapnya DAS Kapuas yang terjadi sejak Kamis, 13 Juni 2024, sebanyak 124 rumah yang ada di desa tersebut terendam banjir.
“Betul Pak, untuk saat ini ketinggian air sekitar 1 meter dan bahkan di beberapa titik yang terendah hampir mencapai 2 meter dan sudah masuk ke rumah warga, dari data sementara ada 124 rumah yang terdampak,” kata Rumela kepada Tabengan.
Sementara di wilayah Desa Tumbang Puroh, akibat luapan air di Sei Sirat, walaupun belum tinggi, namun sudah menggenangi jalan pemukiman warga.
Demikian juga untuk ruas jalan kabupaten, penghubung ibu kota Kecamatan Sei Hanyo menuju Desa Rahung Bungai, Hurung Tabengan dan Supang, tepatnya di km 7, akibat luapan DAS Kapuas air melimpah menggenangi ruas jalan dengan panjang kurang-lebih 100 meter.
Terkait bencana banjir tersebut, BR Suwignyo, Camat Kapuas Hulu mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kapuas Hulu terlebih yang tinggal di wilayah bantaran sungai Kapuas, hendaknya lebih waspada, mengingat apabila hujan di wilayah hulu masih terjadi, maka bukan tidak mungkin air akan semakin tinggi.
“Agar jangan sampai menimbulkan korban, baik harta maupun jiwa kepada seluruh lapisan masyarakat Kapuas Hulu terkhusus yang tinggal di sekitar bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan, dan kalau perlu apabila debit air terus naik dan dianggap menghawatirkan, kalau bisa sementara mengungsi ketempat yang aman,” kata Suwignyo.
Bencana banjir di wilayah itu, kata dia, sudah dilaporkan kepada Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk penanganan selanjutnya.(Yualiansyah).





