PULANG PISAU/TABENGAN.CO.ID – Sebanyak 25 orang yang tergabung dalam Forum Persatuan Guru Honorer Non ASN (FPGH Non ASN) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) mendatangi kantor DPRD Pulpis, Selasa (15/10). Kehadiran puluhan guru non ASN ke DPRD Pulpis itu dalam rangka menyampaikan aspirasi perihal pengangkatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tahun 2024. Khususnya PPPK untuk guru, tenaga kebersihan, penjaga sekolah dan lainnya.
Kedatangan rombongan yang sudah bersurat tersebut disambut langsung oleh sejumlah anggota legislatif dan pihak eksekutif. Dalam RPD, pihak legislatif dan eksekutif penuh khidmat mendengarkan aspirasi yang disampaikan para guru non ASN di gedung parlemen DPRD Pulpis.
“Aspirasi mereka akan diusulkan di tahun 2025 mendatang. Mereka berharap agar pemerintah daerah bisa memberikan solusi, agar bisa berstatus PPPK,” kata Pimpinan Sementara DPRD Pulang Pisau H Ahmad Fadli Rahman saat memimpin rapat tersebut dan didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pulpis Tony Harisinta.
Pada kesempatan yang sama, Sekda Pulpis mengatakan, seperti apa yang disampaikan oleh Pimpinan Sementara DPRD Pulpis, dari hasil RDP yang dilaksanakan bersama ini akan menampung aspirasi para tenaga guru yang berstatus non ASN untuk diusulkan ke pihak pusat melalui Kemenpan RB.
“Melalui sinergitas, maka bersama DPRD kita akan memperjuangkan apa yang menjadi harapan para guru non ASN ini untuk menjadi PPPK. Melalui RDP itu akan dicari formulanya dan menyampaikan terkait syarat-syarat yang harus dilengkapi untuk disampaikan ke kementerian terkait,” ujarnya.
Untuk diketahui, RDP ini dihadiri para dewan guru yang tergabung dalam RDP FPGH Non ASN Kabupaten Pulpis, yakni guru SD, SMP dan juga guru TK swasta yang sudah puluhan tahun mengajar. c-mye





