PEMPROV KALTENG

HARI AIDS SEDUNIA-dr Suyuti: Tingkatkan Pengetahuan Tentang HIV/AIDS

27
×

HARI AIDS SEDUNIA-dr Suyuti: Tingkatkan Pengetahuan Tentang HIV/AIDS

Sebarkan artikel ini
HARI AIDS SEDUNIA-dr Suyuti: Tingkatkan Pengetahuan Tentang HIV/AIDS
FOTO MMC KALTENG POTONG PITA-Kepala Dinas Kesehatan Kalteng dr Suyuti Syamsul memotong pita pada rangkaian kegiatan Peringatan Hari AIDS Sedunia, Minggu (1/12) di Palangka Raya

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dr Suyuti Syamsul, membuka kegiatan Senam Bersama dan Aksi Sosial, yang diselenggarakan oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kalteng, dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia 1 Desember 2024, di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (1/12).

dr Suyuti mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan ini, merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian peringatan hari AIDS sedunia.

“Tema yang kita usung adalah Hak Setara Untuk Semua, Bersama Kita Bisa. Tema ini memiliki makna yang sangat dalam. Tema ini, kita ingin menegaskan, setiap individu, tanpa terkecuali, memiliki hak yang sama untuk hidup sehat, bahagia, dan bermartabat,” ucapnya.

Disampaikan dr Suyuti, HIV/AIDS adalah isu kesehatan global, yang masih menjadi perhatian bersama. Namun, seringkali masih ditemukan kesalahpahaman, dan stigma negatif terkait penyakit ini.

“Banyak yang masih beranggapan, HIV/AIDS sangat mudah menular melalui aktivitas sehari-hari. Seperti berjabat tangan atau makan bersama. anggapan ini tentu saja keliru, dan sangat merugikan bagi orang dengan HIV/AIDS,” jelasnya.

Faktanya, jelas dr Suyuti, HIV/AIDS tidak menular melalui kontak sehari-hari. Virus HIV hanya ada di dalam darah, dan cairan kelamin. Jika tidak terjadi pertukaran cairan tubuh tersebut, maka virus tidak dapat ditularkan.

Artinya, lanjut dr Suyuti, virus ini hanya dapat menular melalui hubungan seksual tanpa kondom dengan pasangan yang terinfeksi, penggunaan jarum suntik secara bergantian, dan dari ibu hamil ke bayi.

“Stigma dan diskriminasi yang masih sering terjadi terhadap orang dengan HIV/AIDS sangatlah menyakitkan. Mereka adalah saudara kita, tetangga kita, teman kita, yang memiliki hak yang sama seperti kita semua. Mereka berhak mendapatkan perlakuan yang manusiawi, dukungan, dan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas,” ungkapnya.

dr Suyuti mengajak seluruh masyarakat, meningkatkan pengetahuan tentang HIV/AIDS. Bisa membedakan fakta dan mitos, menghapus stigma dengan menghilangkan stigma, dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV/AIDS, saling mendukung dan memberikan semangat kepada mereka yang sedang berjuang melawan HIV/AIDS, serta memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan oleh pemerintah, untuk deteksi dini dan pengobatan HIV-AIDS.mmckalteng