PURUK CAHU/TABENGAN.CO.ID– Sebagian masyarakat Kabupaten Murung Raya (Mura) bersiap-siap menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Tidak hanya warga, sejumlah pelaku usaha kategori Usaha Makro Kecil dan Menengah (UMKM) bakal meramaikan bulan Ramadan dengan produk berupa aneka kuliner, baik di pasar Ramadan maupun rumah makan atau restoran.
Ketua Komisi II DPRD Mura Bebie, mengingatkan agar masyarakat berempati dan menjaga toleransi saat datangnya bulan suci Ramadan.
“Pemilik usaha tempat makan yang buka sebaiknya menutup bagian yang terlihat dari luar dengan tenda atau tirai. Tujuannya agar tidak mengganggu konsentrasi warga yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ucap Legislator PDI Perjuangan tersebut, Rabu (19/2).
Selain itu, Bebie juga mengingatkan agar pemilik usaha tempat makan mematuhi jam operasional yang ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini sebagai bentuk sikap toleransi dan saling menghargai dalam masyarakat di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.
Namun sebaliknya, apabila ada pihak yang belum memahami atau mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah terkait bulan Ramadan, Bebie meminta agar tidak langsung dihakimi atau dihujat oleh masyarakat. Apalagi saat ini masyarakat dapat mengakses dan mengunggah pendapat mereka melalui media sosial yang dapat dibaca oleh banyak orang.
Menurutnya, lebih baik bila ada keberatan antar warga, agar melaporkan atau meminta solusi pada pemerintah baik dari tingkat RT, kelurahan, kecamatan, atau kabupaten. Sehingga nantinya diperoleh saling pengertian dan tetap terjalinnya tali silaturahmi antar warga.
Bebie memungkaskan, pemerintah juga harus secepatnya mengeluarkan peraturan terkait bulan Ramadan. Selain itu terus menyosialisasikan toleransi antar umat beragama selama perayaan hari besar keagamaan. ist





