TAMIYANG LAYANG/TABENGAN.CO.ID-Bupati Barito Timur (Bartim) M Yamin menyambut langsung kunjungan Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, di Tamiang Layang, Kamis (4/12).
Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Bartim untuk memaparkan kondisi daerah, pembangunan strategis, serta berbagai capaian program prioritas.
Kunjungan Pangdam juga disambut Wakil Bupati Bartim, pimpinan DPRD, Forkopimda, Pj Sekda, kepala OPD, camat se-Bartim, pimpinan perbankan, instansi vertikal, pihak sekolah, serta rekan-rekan media.
Dalam sambutannya, Bupati M Yamin menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pangdam. Ia memaparkan gambaran umum Kabupaten Bartim yang memiliki luas 3.834 km², terdiri dari 10 kecamatan, 3 kelurahan, dan 100 desa. Daerah dengan semboyan Gumi Jari Janang Kalalawah ini merupakan hasil pemekaran sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2002.
Bupati menegaskan, kehidupan masyarakat Bartim berlangsung harmonis dalam bingkai budaya Rumah Betang, di mana masyarakat Ma’anyan, Lawangan, dan suku lainnya hidup rukun tanpa konflik sosial berarti. Kondisi keamanan juga terjaga, didukung pos bantuan hukum di seluruh desa/kelurahan serta Satgas Penanganan Konflik Sosial (PKS) yang siap melakukan mediasi.
Sejumlah program strategis turut dipaparkan di hadapan Pangdam. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah berjalan di beberapa sekolah dan menyasar ribuan pelajar di Kecamatan Dusun Tengah, Dusun Timur, dan Benua Lima. Pemerintah daerah juga berhasil membentuk 100 Koperasi Desa Merah Putih sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat.
Pada sektor ketenagakerjaan, pemerintah menargetkan pelatihan 1.000 tenaga kerja terlatih pada 2025, dengan 120 peserta telah mengikuti tahap awal. Dari total 5.605 tenaga kerja di Bartim, sebagian besar merupakan tenaga lokal, sehingga diharapkan mampu menekan tingkat pengangguran.
Di sektor kesehatan, jumlah peserta BPJS Kesehatan per November 2025 mencapai 38.364 orang. Meski terjadi penurunan akibat perubahan status 419 honorer yang lulus PPPK, terjadi pula penambahan peserta dari desa, kelurahan, dan instansi sosial. Pemerintah juga menjamin perlindungan bagi perangkat desa, BPD, ketua RT/RW, dan relawan pemadam kebakaran melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Dalam bidang pendidikan, Bupati menyampaikan data mengenai jumlah PAUD, SD, SMP, dan SMA beserta tenaga pendidik yang tersebar di seluruh kecamatan. Ia juga menyinggung rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang kini memasuki tahap penjajakan lahan dengan kriteria minimal luas 6 hektare, memiliki akses listrik, air bersih, serta dekat permukiman.
Bupati M Yamin menyampaikan apresiasi atas perhatian Pangdam dan berharap kunjungan tersebut memperkuat sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah, khususnya dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas keamanan.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu menyertai tugas kita semua dalam membangun Barito Timur agar semakin maju dan sejahtera,” pungkas Bupati. c-pea





