PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran kembali aktif menjalankan roda pemerintahan usai menjalani masa pemulihan pascasakit. Mengawali aktivitasnya, orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai tersebut mengumpulkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Kalteng.
Pertemuan yang berlangsung santai namun penuh arahan strategis itu digelar di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Selasa (20/1/). Agenda utama pertemuan membahas penguatan kebersamaan serta program-program prioritas pembangunan daerah di tengah efisiensi anggaran.
Gubernur Agustiar Sabran menekankan pentingnya kekompakan seluruh OPD agar roda pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan optimal.
“Pertemuan ini untuk memperkuat kebersamaan kita membangun Kalimantan Tengah. Insyaallah kami diberi kekuatan dan kesehatan untuk memimpin Kalteng,” kata Agustiar Sabran.
Ia mengingatkan, kondisi efisiensi anggaran menuntut kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan daerah agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Di tengah efisiensi anggaran ini, kebersamaan harus kuat. Saya berharap kita semua berhati-hati dalam penganggaran supaya tidak menjadi masalah di kemudian hari,” tegasnya.
Menurut Gubernur, inovasi tetap harus dilakukan, namun wajib berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap regulasi.
“Ini zaman modern, kita harus berinovasi, tapi tetap menjaga agar tidak terjaring persoalan hukum,” ujarnya.
Gubernur Agustiar juga menegaskan, efisiensi anggaran tidak boleh melemahkan semangat pembangunan. Meski kondisi anggaran terbatas, setiap OPD harus memiliki visi yang sama dan mengedepankan kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan.
“Di tengah efisiensi anggaran ini, kita harus benar-benar berhati-hati dalam penganggaran agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya inovasi tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.
“Ini zaman modern, kita harus berinovasi, tetapi tetap menjaga agar tidak terjaring persoalan hukum,” tegasnya.
Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menambahkan, kerja sama yang baik menjadi kunci utama dalam menyukseskan program prioritas daerah.
“Kita harus bisa me-manage anggaran Kalteng sedemikian rupa, terutama untuk mendukung program-program prioritas,” ujar Edy. ldw





