Spirit Kalteng

Pemko-Korsel Kolaborasi Atasi Sampah

194
×

Pemko-Korsel Kolaborasi Atasi Sampah

Sebarkan artikel ini
Pemko-Korsel Kolaborasi Atasi Sampah
KERJA SAMA-Foto bersama setelah penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Pemko Palangka Raya dan NIGT Korea Selatan. FOTO ISTIMEWA

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID- Upaya Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah perkotaan kini melangkah ke level internasional. Pemko membuka kerja sama strategis dengan National Institute of Green Technology (NIGT) Korea Selatan untuk mengembangkan sistem pengelolaan sampah perkotaan terpadu dan berkelanjutan.

Kolaborasi ini diawali melalui forum pembahasan dan penyamaan persepsi yang digelar di Ballroom Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Kamis (23/1) lalu. Pertemuan tersebut menjadi titik awal pembahasan studi kelayakan Integrated Municipal Solid Waste Management (IMSWM) yang akan menjadi dasar kerja sama teknis antara kedua pihak.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menegaskan, tantangan pengelolaan sampah di wilayahnya tidak semata soal volume, melainkan karakter geografis kota. Meskipun saat ini jumlah sampah yang belum terkelola hanya berkisar 1,9 persen, namun sebagai salah satu daerah terluas di Indonesia, Palangka Raya dituntut mampu menghadirkan layanan publik yang merata hingga ke kawasan terjauh.

“Mengingat status kita sebagai kota terluas, meskipun kepadatan penduduk tidak merata, pemerintah wajib memberikan pelayanan hingga ke seluruh pelosok. Hal ini tentu memerlukan sarana dan prasarana (sarpras) yang memadai serta teknologi yang tepat,” kata Fairid.

Ia menilai, pengelolaan sampah modern tidak bisa berjalan setengah hati. Komitmen pimpinan daerah, kolaborasi lintas perangkat daerah, serta kesiapan regulasi menjadi faktor penentu keberhasilan program. Tak kalah penting, peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius.

Pemerintah Kota Palangka Raya, lanjut Fairid, berkomitmen untuk menyiapkan payung hukum dengan memastikan keberlanjutan program melalui produk hukum daerah yang kuat.

Fairid pun menyambut positif kehadiran NIGT sebagai mitra strategis. Menurutnya, setiap inisiatif yang berorientasi pada perlindungan lingkungan hidup dan manfaat nyata bagi warga akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Rangkaian kegiatan tersebut ditutup dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Pemko Palangka Raya dan NIGT Korea Selatan. Kesepakatan ini menjadi penanda awal komitmen bersama untuk mendorong terwujudnya sistem pengelolaan sampah perkotaan yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan di Kota Palangka Raya.

“Pada prinsipnya, kami sangat berterima kasih atas kehadiran NIGT. Segala upaya yang bertujuan menjaga lingkungan dan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat pasti akan saya dukung sepenuhnya,” pungkasnya. nws