Spirit Kalteng

BMKG: Potensi Hujan Masih Tinggi di Kalteng

150
×

BMKG: Potensi Hujan Masih Tinggi di Kalteng

Sebarkan artikel ini
BMKG: Potensi Hujan Masih Tinggi di Kalteng

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya memperkirakan cuaca di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) selama sepekan ke depan.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya, Lian Adriani, menyampaikan, di wilayah Kalteng masih didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan. Meski demikian, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan masih dapat terjadi di sebagian besar wilayah.

“Secara umum kondisi cuaca masih berawan hingga hujan ringan. Namun, potensi hujan sedang hingga lebat masih cukup tinggi di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah,” ujarnya, Jumat (30/1).

Ia menjelaskan, saat ini wilayah Kalimantan masih berada pada musim penghujan. Kondisi tersebut menyebabkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang cukup tinggi terjadi di berbagai daerah.

“Saat ini suhu udara di Kalteng selama sepekan ke depan berkisar antara 23°C hingga 32°C. Sementara itu, kelembaban udara berada pada kisaran 55% hingga 100%, dengan angin umumnya bertiup dari arah Tenggara hingga Barat dengan kecepatan sekitar 5 hingga 15 km/jam,” jelasnya.

Selain faktor musim, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) juga terpantau aktif secara spasial di wilayah Kalteng. Fenomena ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan.

“Selain MJO, daerah belokan angin dan perlambatan kecepatan angin atau konvergensi juga terpantau di wilayah Kalimantan Tengah. Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, terutama di sepanjang wilayah yang terdampak,” ucapnya.

Didukung dengan kondisi kelembaban udara yang cukup basah serta labilitas atmosfer lokal yang kuat, proses konvektif pada skala lokal semakin mendukung terbentuknya awan hujan di wilayah Kalteng.

Menurutnya, sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir, kilat, dan angin kencang. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, serta Kota Palangka Raya.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat berdurasi singkat yang dapat disertai petir, kilat, angin kencang, hingga angin puting beliung. Selain itu, masyarakat juga diminta berhati-hati terhadap dampak bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkan, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, jalanan licin, serta pohon tumbang.

“Waspada dan berhati-hati terhadap potensi dampak bencana yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem,” tegasnya.

Sementara itu, menyikapi informasi yang beredar di media sosial terkait isu sejumlah wilayah di Kalteng, seperti Kabupaten Seruyan, Kotawaringin Barat, Sukamara, Katingan, Pulang Pisau, dan Kapuas yang disebut-sebut akan tenggelam, BMKG menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan pernyataan maupun keterangan resmi terkait hal tersebut.

“Kami dari BMKG belum pernah membuat tulisan atau tanggapan terkait ini, jadi kami tidak bisa memberikan statement lebih lanjutnya. Untuk itu, masyarakat kami minta untuk selalu pantau prediksi cuaca di kanal resmi BMKG,” pungkasnya. dte