DPRD PALANGKA RAYA

Warga Jadi Kunci Mendawai Keluar dari Zona Merah DBD

59
×

Warga Jadi Kunci Mendawai Keluar dari Zona Merah DBD

Sebarkan artikel ini
Warga Jadi Kunci Mendawai Keluar dari Zona Merah DBD
Erlan Audri

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terus membayangi kawasan Mendawai kembali menjadi perhatian serius DPRD Kota Palangka Raya. Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya Erlan Audri menilai, sudah saatnya wilayah tersebut terbebas dari status zona merah yang hampir setiap tahun melekat.

Menurut Erlan, upaya penanganan DBD tidak akan efektif jika hanya bertumpu pada langkah-langkah pemerintah. Keterlibatan aktif masyarakat justru menjadi penentu utama keberhasilan pencegahan penyakit yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti tersebut.

“Kita tidak bisa hanya bergantung pada tindakan pemerintah. Masyarakat harus terlibat secara aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah perkembangbiakan nyamuk pembawa virus DBD,” sebutnya, Senin (2/2).

Ia menyoroti masih rendahnya kesadaran sebagian warga dalam memberantas sarang nyamuk di sekitar rumah. Padahal, langkah sederhana seperti menguras, menutup, dan mendaur ulang tempat penampungan air dinilai sangat efektif menekan risiko penularan DBD.

Pernyataan tersebut muncul seiring laporan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya yang mencatat tujuh warga Mendawai mengalami gejala DBD. Dari jumlah tersebut, satu orang dinyatakan positif, sementara empat lainnya masih dalam pemantauan tenaga medis.

Sebagai respons cepat, Dinkes setempat telah melakukan pengasapan (fogging) di sejumlah titik rawan. Namun Erlan menegaskan, fogging bukan solusi jangka panjang jika tidak dibarengi perubahan perilaku masyarakat.

Legislator dari Fraksi NasDem itu pun mendorong agar edukasi kesehatan dilakukan secara berkelanjutan, terutama melalui fasilitas kesehatan terdekat seperti Puskesmas Pembantu Mendawai. Penyuluhan mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta gerakan pemberantasan sarang nyamuk dinilai perlu digencarkan.

Erlan juga mengajak seluruh elemen untuk menjadikan isu DBD sebagai tanggung jawab bersama demi menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi warga.

“Saya mengajak semua pihak untuk bersinergi guna menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari ancaman penyakit,” pungkas Erlan. nws