Spirit Kalteng

Selamat Imlek, Ramadan dan Prapaskah

150
×

Selamat Imlek, Ramadan dan Prapaskah

Sebarkan artikel ini
Selamat Imlek, Ramadan dan Prapaskah
Agustin Teras Narang

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang menyatakan, keragaman adalah hakikat kebangsaan Indonesia. Itulah mengapa para pendiri bangsa dalam kesadaran penuh, mendorong semangat persatuan Indonesia dalam Pancasila, untuk menjaga keragaman sebagai pilar penopang dan sekaligus kekuatan kita.

‎‎Teras menyebut, dalam momen sebagian dari elemen bangsa kita merayakan Tahun Baru Kuda, perayaan Imlek 2026, kita diajak untuk merayakan keragaman, merayakan kebhinekaan. Turut bergembira atas saudari-saudara sebangsa, yang merayakan identitas kebudayaannya sebagai sarana syukur pada Tuhan Yang Maha Esa dan sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

‎‎Pada momen yang berdekatan pula, sambung Teras, pada pekan yang sama, sebagian kita dari umat Islam akan memasuki Ramadan dan umat Kristen ada yang memasuki masa Prapaskah. Dalam satu pekan, momen keagamaan dan budaya yang beragam, bertemu untuk tahun ini. Sekaligus menegaskan kembali realitas keragaman sekaligus pesan persatuan.

‎‎”Semoga pekan ini membawa banyak kebaikan bagi bangsa dan masyarakat kita. Terutama kesadaran serta kesediaan untuk menghormati dan merayakan perbedaan dengan saling mendukung satu sama lain serta berkolaborasi membangun persatuan negeri,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (16/2/2026).

‎‎Gubernur Kalteng dua periode 2005-2015 itu mengucapkan selamat merayakan Tahun Baru Imlek 2026 bagi yang merayakan, kiranya pada tahun yang baru semakin sejahtera dan bersemangat membangun negara. Ia juga mengucapkan selamat menyambut momen ibadah puasa bagi umat Islam dalam momen Ramadan maupun bagi umat Kristen, khususnya umat Katolik dalam momen Prapaskah.

‎‎”Mari bersama memanfaatkan momen sosial pada Februari ini dengan baik. Untuk bersama membangun kekuatan sosial dari ruang komunitas masing-masing dan berkontribusi bagi kepentingan kemajuan nasional. ‎Kalau bukan kita, siapa lagi?  ‎Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” ajak Teras. hil/red