Ekobis

SAMBUT RAMADAN 1447 H-BI Kalteng Luncurkan SERAMBI 2026 dan Inovasi Zakat Digital

91
×

SAMBUT RAMADAN 1447 H-BI Kalteng Luncurkan SERAMBI 2026 dan Inovasi Zakat Digital

Sebarkan artikel ini
SAMBUT RAMADAN 1447 H-BI Kalteng Luncurkan SERAMBI 2026 dan Inovasi Zakat Digital
PEMBUKAAN-Kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 di Kantor Perwakilan BI Kalteng, Kamis (19/2/2026), dihadiri Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin. FOTO TABENGAN/RAHUL
SAMBUT RAMADAN 1447 H-BI Kalteng Luncurkan SERAMBI 2026 dan Inovasi Zakat Digital
PEMBUKAAN-Kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 di Kantor Perwakilan BI Kalteng, Kamis (19/2/2026), dihadiri Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin. FOTO TABENGAN/RAHUL

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Tengah resmi menggulirkan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 pada Kamis, 19 Februari 2026. Inisiatif ini dirancang untuk menjamin ketersediaan Uang Layak Edar (ULE) serta menjaga kelancaran sistem pembayaran masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H.

Guna menghadirkan kenyamanan bertransaksi, BI Kalteng melakukan orkestrasi perluasan akses penukaran uang. Mulai 19 Februari 2026, BI menjalin aliansi strategis dengan berbagai jaringan ritel modern dan entitas usaha lokal. Indomaret, Alfamart, KPD Swalayan, hingga Sendys. Tujuannya untuk mendistribusikan titik layanan agar lebih inklusif dan dekat dengan pusat aktivitas ekonomi warga. Layanan Jemput Bola: BI juga mengerahkan armada.
Layanan Kas Keliling Terpadu ke titik strategis seperti Pasar Kereng Pangi (2 Maret), Pasar Wadai Mantikai (4 Maret), Pasar Wadai Yos Sudarso (10 Maret), dan Pasar Wadai Masjid Kecubung (12 Maret).

Selain fokus pada uang tunai, BI Kalteng meluncurkan inovasi HAPAQAT (Harmoni Amal Pembayaran QRIS Kalimantan Tengah). Program kolaboratif bersama Pemerintah Kota Palangka Raya, PT Bank Kalteng, dan Baznas ini bertujuan mendigitalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di seluruh instansi Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Penggunaan QRIS diharapkan membuat pembayaran zakat, infak, dan sedekah menjadi lebih transparan dan akuntabel.
Di sisi makroekonomi, BI Kalteng bersinergi dengan TPID dan Perum BULOG untuk menjaga stabilitas daya beli melalui operasi Pasar Murah secara maraton. Jadwal penetrasi pasar meliputi, Pasar Besar: 20 Februari, Pasar Kahayan: 23 Februari dan Pasar Rajawali: 25 Februari

Langkah presisi ini diambil untuk meredam gejolak harga pangan (volatile food) dan menjaga ekspektasi inflasi jelang Idulfitri.

Melalui kampanye “Bijak Bertransaksi di Bulan Penuh Berkah”, BI Kalteng terus mendorong edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah serta Pelindungan Konsumen (PeKA). Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap risiko penipuan finansial dengan menjaga kerahasiaan data pribadi seperti PIN dan OTP, serta selalu memverifikasi nama merchant sebelum melakukan pembayaran via QRIS.

Kepala Perwakilan BI Kalteng, Yuliansah Andrias, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud dedikasi dalam menghadirkan service excellence bagi masyarakat Kalteng.

Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, yang juga menghadiri kegiatan Kick Off Semarak SERAMBI Tahun 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalteng sebagai langkah strategi menjaga stabilitas harga di bulan Ramadan dan Idulfitri.

Fairid menyampaikan bahwa momentum Ramadan dan Idulfitri merupakan bulan yang penuh berkah bagi umat Islam, termasuk masyarakat Kota Palangka Raya.

“Di sisi lain, momen ini secara alami juga meningkatkan permintaan kebutuhan pokok masyarakat yang berimbas pada dinamika harga komoditas pangan,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).

Dia mengungkapkan, berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi year-on-year (y-on-y) Kota Palangka Raya pada Januari 2026 tercatat sekitar 4,61 persen dan menjadi yang tertinggi di Provinsi Kalimantan Tengah.
“Angka tersebut menunjukkan adanya tekanan pada harga barang kebutuhan pokok yang perlu diantisipasi oleh pemerintah maupun pelaku pasar agar daya beli masyarakat tetap terjaga menjelang Ramadan dan Idulfitri,” kata Fairid.
Sejalan dengan kondisi tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya mendukung pasar murah melalui program SERAMBI sebagai bentuk intervensi pasar untuk menyediakan produk pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat luas.
“Program utama tujuan ini adalah memberikan akses kepada masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat, terutama di masa meningkatnya permintaan menjelang Ramadan dan Idulfitri,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Fairid, program SERAMBI juga bertujuan membantu menjaga stabilitas harga di pasar agar laju inflasi tidak berdampak negatif terhadap kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan daya beli. Khususnya kelompok penempatan rendah dan menengah.

Dia menambahkan, keberhasilan pasar murah ini membutuhkan dukungan seluruh pihak. Mulai dari pedagang, distributor hingga masyarakat. Sehingga upaya menjaga stabilitas ekonomi lokal serta keterjangkauan bahan pokok dapat terwujud dan keberkahan Ramadan semakin dirasakan seluruh warga kota. rmp/red