Ekobis

Warga Sampit Mengeluh Sulit Dapatkan Elpiji 3 Kg

129
×

Warga Sampit Mengeluh Sulit Dapatkan Elpiji 3 Kg

Sebarkan artikel ini
Warga Sampit Mengeluh Sulit Dapatkan Elpiji 3 Kg
SULIT DAPATKAN ELPIJI 3 KG-Tampak Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Sampit. Inset Wakil Bupati Kotim Irawati dan Ketua DPRD Kotim Rimbun. FOTO TABENGAN/MAYA

Wabup: Infonya Ada Kerusakan dan Penyegelan SPBE

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID- Warga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengaku mengalami kesulitan mencari gas melon atau elpiji 3 kilogram di wilayah ini. Seperti yang diungkapkan Fitri (35) warga Kecamatan Baamang, sudah dua hari ini mencari keberadaan gas melon tersebut baik di tingkat pangkalan dan eceran di warung-warung, namun sama sekali belum mendapatkan gas tersebut.

“Padahal ini kan sedang bulan Ramadan tentu aktivitas memasak juga meningkat, tapi ini kita susah mencari gas melon, padahal sebelumnya mudah saja mencarinya,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Kotim Irawati mengatakan jika dirinya belum memantau hal tersebut. Hanya saja, ia mendapatkan informasi jika terjadi kerusakan pada alat pengisian gas. Ditambah lagi adanya penyegelan SPBE oleh Polda Kalteng.

“Tentunya hal ini membuat terganggu, karena yang dekat kan cuma di sini aja SPBE yang ada di pelangsian 1 jadi akhirnya ada yang mengisi ke Pangkalan Bun, nah jadi yang agen-agen itu mengisi ke Pangkalan Bun di situlah letak kelangkaan,” tutur Wabup Irawati.

Terpisah, Ketua DPRD Kotim Rimbun mengaku akan segera berkoordinasi dengan pihak Pertamina terkait kelangkaan elpiji 3 kilogram yang terjadi. Dirinya juga mendorong petugas kepolisian untuk dapat memonitor kondisi tersebut apakah kelangkaan yang terjadi diakibatkan kurangnya pasokan atau karena adanya penimbunan. may/red