Nasional

DPR RI Desak Hentikan Perang di Timur Tengah

107
×

DPR RI Desak Hentikan Perang di Timur Tengah

Sebarkan artikel ini
DPR RI Desak Hentikan Perang di Timur Tengah
Andina Thresia Narang, Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem. FOTO HMS DPR RI

JAKARTA/TABENGAN.CO.ID – Anggota Komisi I DPR RI menyampaikan perhatian serius atas perkembangan terbaru yang terjadi di Timur Tengah, khususnya eskalasi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dengan Republik Islam Iran. Serangan yang dilancarkan kedua negara terhadap wilayah Iran telah menimbulkan kecaman dan keprihatinan di berbagai negara, serta memicu kekhawatiran tentang meningkatnya ketegangan global dan potensi konsekuensi yang lebih luas terhadap perdamaian dunia.

Andina Thresia Narang, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, menegaskan bahwa eskalasi konflik tersebut bukan sekadar persoalan regional, tetapi merupakan tantangan global yang harus ditangani dengan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, eskalasi militer yang terus berlangsung meningkatkan risiko meluasnya ketegangan, yang dapat berdampak pada stabilitas ekonomi dan keamanan dunia secara keseluruhan.

“Situasi di Timur Tengah harus disikapi dengan prioritas utama pada diplomasi dan dialog. Perang bukan solusi. Kita semua harus mengutamakan upaya damai untuk menjaga stabilitas, demi mencegah jatuhnya korban dan meminimalkan dampak yang lebih luas,” kata Andina Narang, dalam pernyataannya, Kamis (5/3/2026).

Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem perwakilan Kalimantan Tengah itu menegaskan dukungan DPR RI terhadap langkah-langkah diplomatik yang dilakukan pemerintah Indonesia. DPR akan terus mendorong agar negara mengambil peran aktif dalam forum internasional untuk meredakan ketegangan dan menginisiasi jalur dialog, termasuk melalui organisasi dunia seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi intensif antara DPR, pemerintah, dan pemangku kepentingan nasional untuk memitigasi dampak konflik terhadap Indonesia. Hal ini meliputi kesiapan strategis dalam menjaga keamanan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah konflik serta menjaga stabilitas politik dan ekonomi nasional.

Untuk mengantisipasi dampak lebih luas hingga potensi eskalasi menjadi konflik berskala global, DPR RI bersama pemerintah menyiapkan langkah mitigasi strategis melalui penguatan diplomasi damai di jalur bilateral dan multilateral guna mendorong penghentian konflik dan pembukaan dialog. Selain itu, perlindungan WNI di kawasan terdampak menjadi prioritas utama melalui kesiapan evakuasi dan koordinasi lintas kementerian/lembaga.

Di sisi domestik, pemerintah didorong menjaga stabilitas nasional dengan mengantisipasi dampak gejolak harga energi, nilai tukar, dan rantai pasok global melalui kebijakan fiskal dan moneter yang prudent serta komunikasi publik yang terukur.

Dalam konteks ini, sebagai Anggota Komisi I DPR RI, Andina menegaskan kembali komitmennya untuk terus mengawal sikap pemerintah serta langkah-langkah strategis yang diambil demi kepentingan dan keselamatan bangsa Indonesia, serta kontribusi positif terhadap perdamaian dunia.dor/red