SAMPIT/TABENGAN .CO.ID-Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sampit, Dwi Ari Wibowo menegaskan pentingnya peran agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya pekerja sektor informal.
Hal tersebut disampaikannya menanggapi kegiatan sosialisasi yang diikuti para anggota Perisai di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
“Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian penting untuk memperkuat pemahaman para anggota Perisai terhadap program-program BPJS Ketenagakerjaan sehingga mereka dapat menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, khususnya para pekerja di sektor informal,” ujar Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sampit, Dwi Ari Wibowo, Senin 30 Maret 2026.
Ia menjelaskan, Perisai merupakan mitra strategis BPJS Ketenagakerjaan yang memiliki peran sebagai perpanjangan tangan lembaga dalam menjangkau masyarakat luas, terutama pekerja yang belum terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menurutnya, melalui kegiatan sosialisasi tersebut para anggota Perisai diberikan pemahaman lebih mendalam mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, mekanisme pendaftaran peserta, hingga berbagai layanan yang dapat diakses oleh pekerja.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan para anggota Perisai benar-benar memahami program jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga mereka bisa menyampaikan informasi yang tepat kepada masyarakat dan mendorong semakin banyak pekerja yang terlindungi,” jelasnya.
Dwi Ari Wibowo menambahkan, keberadaan Perisai sangat penting dalam upaya meningkatkan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
“Hal ini karena para agen Perisai berada langsung di tengah masyarakat sehingga lebih mudah menjangkau pekerja sektor informal seperti pedagang, petani, nelayan maupun pekerja mandiri lainnya,”ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sangat dibutuhkan oleh para pekerja, terutama untuk memberikan perlindungan ketika terjadi risiko kerja seperti kecelakaan kerja maupun risiko lainnya.
“Program BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan rasa aman bagi para pekerja. Ketika terjadi risiko seperti kecelakaan kerja atau hal-hal yang tidak diinginkan, maka peserta sudah memiliki perlindungan yang dapat membantu mereka dan keluarganya,” katanya.
Selain memberikan perlindungan, program BPJS Ketenagakerjaan juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja dalam jangka panjang.
Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong berbagai upaya sosialisasi agar semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dalam kegiatan tersebut, para anggota Perisai juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi serta menyampaikan berbagai pengalaman mereka di lapangan dalam mengajak masyarakat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami juga membuka ruang diskusi dengan para anggota Perisai agar mereka dapat menyampaikan kendala maupun pengalaman selama melakukan sosialisasi di masyarakat. Dari situ kami bisa mencari solusi bersama untuk meningkatkan efektivitas program ini,” ungkapnya.
Ia berharap melalui kegiatan sosialisasi tersebut para anggota Perisai dapat semakin aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Harapan kami para anggota Perisai dapat terus menjadi mitra yang aktif dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga semakin banyak pekerja yang merasakan manfaat dari program ini,” pungkasnya.(C-May)





