PEMPROV KALTENG

dr Inae Aden Siap Wujudkan Prioritas Pembangunan

156
×

dr Inae Aden Siap Wujudkan Prioritas Pembangunan

Sebarkan artikel ini
dr Inae Aden Siap Wujudkan Prioritas Pembangunan
WUJUDKAN PRIORITAS PEMBANGUNAN-Linae Victoria Aden resmi dilantik Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran. FOTO TABENGAN/YULIANUS

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Linae Victoria Aden resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam keterangannya usai pelantikan, Linae menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk mendukung visi dan misi Gubernur dalam pembangunan daerah.

“Pertama puji syukur, karena hari ini pelantikan sudah terlaksana dengan baik. Saya juga bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Bapak Gubernur Kalimantan Tengah dan juga Bapak Wakil Gubernur Kalimantan Tengah,” ujarnya, di Palangka Raya, Rabu (1/4/2026).

Linae menegaskan, berbagai target pembangunan yang telah dicanangkan pimpinan daerah menjadi pekerjaan rumah yang harus diwujudkan bersama. Menurutnya, peran Sekda tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

“Sebagaimana disampaikan Bapak Gubernur, sebagai Penjabat Sekretaris Daerah tidak mungkin bekerja sendiri. Tugas saya adalah mengajak seluruh OPD untuk berkolaborasi dan menciptakan sinergitas demi mewujudkan apa yang menjadi prioritas pembangunan,” katanya.

Linae juga menekankan bahwa program-program prioritas pemerintah provinsi akan diselaraskan dengan cita-cita besar kepala daerah, meskipun dalam pelaksanaannya memerlukan tahapan teknis yang terus berkembang.

“Program-program prioritas tentu akan selaras dengan cita-cita Bapak Gubernur. Untuk hal-hal yang lebih teknis, nanti akan berkembang dan kita lakukan secara kolaboratif,” tambahnya.

Salah satu program yang menjadi sorotan adalah Kartu Huma Betang, yang disebut sebagai terobosan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya berbasis desa dan masyarakat adat.

“Terkait Kartu Huma Betang, ini adalah sebuah terobosan dari Bapak Gubernur untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, dimulai dari desa. Tidak mudah, karena pasti banyak tantangan, termasuk memastikan sasaran tepat,” jelasnya.

Ia mengakui dalam proses implementasi program tersebut, akan ada dinamika di lapangan, termasuk penyesuaian data penerima manfaat.

“Setelah diverifikasi dan divalidasi, ada yang saat ini tidak lagi memenuhi syarat untuk mendapatkan. Itu hal yang wajar. Yang penting, bantuan diberikan kepada yang benar-benar berhak sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Linae menekankan pentingnya memulai langkah meskipun penuh tantangan, demi mencapai hasil yang diharapkan.

“Kalau kita tidak mulai, seperti yang disampaikan Bapak Gubernur, maka program tersebut tidak akan pernah bisa terlaksana,” pungkasnya. ldw/red