Palangka Raya

PPS UPR Gelar Workshop Kenalkan Kurikulum Berbasis OBE

13
×

PPS UPR Gelar Workshop Kenalkan Kurikulum Berbasis OBE

Sebarkan artikel ini
PPS UPR
Program Pascasarjana (PPs) Universitas Palangka Raya (UPR), mengadakan Workshop mengenai Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE).

PALANGKA RAYA/tabengan.co.id – Demi meningkatkan kualitas pembelajaran, kompetensi dan kualitas peserta didik, penerapan sebuah kurikulum merupakan langkah tepat untuk merealisasikan hal tersebut.

Berkenaan dengan hal itu, Program Pascasarjana (PPs) Universitas Palangka Raya (UPR), mengadakan Workshop mengenai Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE).

Kurikulum OBE ini sendiri bertujuan agar para peserta didik dapat memiliki kemampuan, kompetensi dan kualitas serta dapat terserap di dunia kerja saat lulus dari pendidikannya.

Kegiatan workshop ini merupakan yang pertama kali di adakan di lingkungan UPR, dan ini merupakan inisiatif dari PPs UPR itu sendiri.

Rektor UPR Dr Andrie Elia Embang, melalui Direktur PPs UPR Prof Dr Ir Yetrie Ludang mengungkapkan bahwa workshop ini dilatarbelakangi menuntut adanya ketersediaan sumber daya manusia (sdm) lulusan perguruan tinggi yang kompeten dan berkualitas.

“Kondisi tuntutan ketersediaan SDM lulusan perguruan tinggi yang memiliki kompetensi, kualitas dan kemampuan ini, sejalan dengan kebutuhan dunia kerja kita sekarang ini,” ujarnya, Jumat (07/02) pagi.

Kegiatan workshop ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidang kurikulum berbasis OBE itu sendiri, yakni Dr Ir Johanes Pramana Gentur Sutapa MSc Forest, dosen dan peneliti dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

“Dr Johanes akan melakukan paparan dan sekaligus pula akan berdiskusi dengan para peserta workshop, serta berbagi pengalaman terkait implementasi kurikulum berbasi OBE. Harapannya dari hasil kegiatan ini, kurikulum berbasis OBE dapat diimplementasikan di lingkungan UPR,” terang Yetrie.

Pada kesempatan tersebut, Direktur PPs UPR juga memberikan cinderamata berupa plakat bertuliskan moto pendidikan PPs UPR, ‘Harati Bacahaya Kilau Bintang’. Motto tersebut bermakna Sukses, Bersinar dan Luar Biasa, menggambarkan pendidikan di PPs UPR.

“Harapannya para mahasiswa lulusan PPs UPR dapat menjadi lulusan yang berkualitas, memiliki kompetensi dan dapat menjadi orang yang memiliki kemampuan yang bersinar, dimanapun nanti berada,” imbuh Yetrie sembari menyerahkan plakat kepada narasumber workshop.

Sementara itu, ketika dibincangi Tabengan, Dr Johanes menjelaskan, Kurikulum berbasis OBE itu sendiri merupakan sebuah rancangan atau design kurikulum pendidikan, yang menempatkan peserta didik tidak lagi sebagai obyek pembelajaran, melainkan lebih sebagai subyek pembelajaran.

“Para pendidik bersama-sama dengan para stakeholder terkait, terutama dari para penyedia lapangan pekerjaan, untuk bersama-sama mendiskusikan dan mendesign kurikulum pendidikan, yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini,” bebernya menjelaskan.

Selanjutnya, para pendidik beserta stakeholder terkait memetakan beberapa kebutuhan, akan keterampilan dan keahlian, yang dibutuhkan oleh dunia kerja.

“Sehingga, dengan demikian para lulusan akan secara mudah beradaptasi dengan dunia kerja dan terserap di lapangan pekerjaan yang ada. Inilah yang menjadi alasan mendasar, pentingnya kurikulum berbasis OBE, diterapkan di seluruh satuan pendidikan. Dari satuan pendidikan dasar, hingga pada pendidikan di perguruan tinggi,” pungkas Dr Johanes. bob