“Untuk hari ini kita bergotong royong secara swadaya menggunakan uang pribadi, karena hampir lima tahun terakhir ini kondisi jalan desa kita mengalami kerusakan parah,” bebernya.
Senada dengan Dungus Ijam, Tokoh Masyarakat Desa Mantaren 1 Pirit Sinar menambahkan, selama ini, jalan rusak itu hanya ditutupi dengan batu ataupun kerikil seadanya. Namun, kembali rusak lagi, dan khawatir hal itu bisa membahayakan pegendara yang lewat.
“Karena di sini merupajan jalan keluar masuk atau akses jalan satu-satunya untuk masyarakat kita, baik anak-anak sekolah, yang bekerja dan lainnya. Kalau tidak diperbaiki itu juga membahayakan pengguna jalan, bahkan cukup sering mobil-mobil angkutan yang amblas,” terang Pirit.
Melalui kerja bakti, masyarakat dengan peralatan ala kadarnya bersama-sama menambal lubang yang tersebar di sepanjang jalan, lebih kurang ruas jalan itu sepanjang 150 meter.
“Kita memperbaiki ini, bersama warga bergotong royong dengan uang pribadi. Dan harapan kita, nantinya jalan ini bisa betul-betul bisa diperbaiki secara permanen hingga ke pinggir sungai sepanjang 150 meter pak,” harapnya.
Lebih lanjut, sambung Pirit, pihaknya juga telah menyampaikan permohonan melalui usulan kepada Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Perumahan Rakyat, dengan harapan agar jalan desanya itu bisa betul-betul dibangun dan dengan harapan masyarakat di RT 03 dapat menikmati jalan yang mulus dan bagus.
Dikonfirmasi, Ketua RT 03 Desa Mantaren 1 Debak Ukun yang juga turut serta menyaksikan warga desanya bergotong royong mengharapkan agar Jalan Desanya mendapat perhatian khususnya kepada Pemerintah Kabupaten, sebab menurutnya sampai sekarang Jalan Desanya belum ada kepastian masuk dalam usulan Pemerintah Desa setempat. c-mye





