Spirit Kalteng

Waspadai Suhu Panas Indeks Sinar UV Tiga Hari Kedepan

5
×

Waspadai Suhu Panas Indeks Sinar UV Tiga Hari Kedepan

Sebarkan artikel ini
Waspadai Suhu Panas Indeks Sinar UV Tiga Hari Kedepan
Waspadai Suhu Panas Indeks Sinar UV

+Masih Ada Potensi Hujan Lokal Intensitas Sedang/Lebat Durasi singkat Disertai Petir/Kilat dan Angin Kencang di Kalteng.

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Suhu panas melanda Kalimantan Tengah (Kalten) sangat dirasakan masyarakat. Ini penjelasan dari pihak Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) Kalteng.

Indeks sinar Ultra Violet (UV) dari matahari hingga, Jumat (14/4) khususnya di Kalteng, diprediksikan BMKG Kalteng masih cukup panas. Hal ini dibuktikan dengan Kondisi cuaca panas yang tinggi beberapa hari ini di provinsi tersebut, khususnya Kota Palangka Raya.

Terkait itu, Prakirawan BMKG Kalteng Chandra Mukti Wijaya menuturkan kondisi indeks Sinar UV yang masih cukup panas hingga beberapa hari ke depan, ini ditandai dengan warna merah di peta terkait.

Dari peta yang ada terlihat, tampak pada pukul 11.00 WIB, indeks sinar UV di wilayah Indonesia mencapai puncaknya dan didominasi warna merah serta ungu. Keterangan yang ada, warna merah menandakan risiko very high (risiko bahaya sangat tinggi) dan ungu ekstreme (risiko bahaya sangat ekstrem).

Untuk itu dihimbau bagi masyarakat untuk meminimalkan waktu terkena paparan matahari secara langsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB. Selain itu juga disarankan menggunakan pelindung atau pelembab tabir surya, agar menghindari bahaya paparan sinar UV secara langsung.

Selain itu untuk cuaca dalam tiga hari kedepan, Kalteng masih diprediksikan berpotensi hujan disertai angin dan petir/kilat.

Dijelaskannya, Bibit Siklon Tropis 90W terpantau berada di Filipina bagian Utara dan Siklon Tropis ILSA berada di Samudera Hindia Selatan Pulau sumba menuju ke wilayah Australia.

Dimana kondisi ini membentuk daerah pertemuan angin /konfluensi di wilayah Kalimantan Tengah bagian Selatan dan di perairan Selatan Kalimantan Tengah. Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan angin kencang di sepanjang daerah konfluensi tersebut.

Kelembapan udara yang cukup basah pada lapisan menengah hingga atas serta labilitas lokal yang kuat, juga mendukung proses konvektif dalam pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Kalimantan Tengah. Maka perlu diwaspadai potensi hujan lokal intensitas sedang hingga lebat dengan durasi singkat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di beberapa wilayah Kalimantan Tengah.drn