Hukrim

Gosong Sungai Kahayan Ditutup Sementara

29
×

Gosong Sungai Kahayan Ditutup Sementara

Sebarkan artikel ini
Gosong Sungai Kahayan Ditutup Sementara
TABENGAN/FERRY WAHYUDI DITUTUP-Tampak pengumuman gosong di pinggiran Sungai Kahayan untuk ditutup bagi pengunjung karena dinilai berbahaya

+Pemerintah Siapkan Pengelolaan Berbasis Masyarakat

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Insiden tenggelamnya siswa SMPN 8 Palangka Raya di DAS Kahayan menjadi catatan serius pemerintah Kota Palangka Raya, khususnya Kecamatan Pahandut dan Kelurahan Pahandut Seberang.

Evaluasi dilakukan guna mencegah kembali terjadinya korban jiwa pada tempat wisata musiman tersebut.

Camat Pahandut Berlianto mengatakan, usai penemuan jenazah korban pada kemarin sore, pihaknya langsung meminta agar akses masuk ke pantai Gosong di pinggiran Sungai Kahayan untuk ditutup menggunakan pagar sampai evaluasi selesai dilakukan.

“Hari ini tadi Lurah Pahandut Seberang bersama LKK dan Karang Taruna dan masyarakat langsung melakukan rapat,” katanya, Selasa (29/8/2023).

Rapat dilakukan guna memastikan terdapat pengelolaan yang baik pada tempat wisata dadakan tersebut untuk memastikan keamanan dan keselamatan pengunjung yang datang.

Selain pengelolaan pada tempat wisata dadakan itu, turut dipikirkan mengenai akses parkir pengunjung.

“Kita masih menunggu hasil rapat Lurah Pahandut Seberang dengan masyarakat kedepan kita juga akan pasang spanduk imbauan agar pengunjung tidak berenang,” tuturnya.

Pengelolaan nantinya dipastikan melibatkan masyarakat sekitar, mengingat pantai Gosong yang tercipta akibat surutnya DAS Kahayan turut memberikan efek ekonomi bagi masyarakat sekitar dengan menyediakan dagangan.

“Semua akan diatur nantinya, baik jam buka dan tutup. Semua melibatkan masyarakat, kita masih menunggu hasil rapat,” ujarnya.

Sementara, Lurah Pahandut Seberang, Fitriadi, menerangkan rapat akan kembali dilakukan besok dengan melibatkan masyarakat sekitar di Pantai Gosong melibatkan LKK dan Karang Taruna.

Untuk meminimalisir kejadian yang sama, pihaknya juga akan memasang zona larangan berenang.

“Kita akan pastikan pengelolaan dilakukan dengan baik, akan ada penanggung jawab di lapangan. Kita sebatas memfasilitasi saja, pengelolaan tetap kembali melibatkan masyarakat,” tutupnya. fwa