Hukrim  

Gelapkan 2 Mobil Rental, Warga Kobar Terancam Hukuman 4 Tahun 

TERTANGKAP - Tersangka tindak pidana penggelapan dua buah mobil rental berhasil diamankan Polres Kobar. 

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Warga Kota Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat berinisial GRIA terancam hukuman penjara selama empat tahun. Pria yang telah beristri ini melakukan penggelapan 2 buah mobil rental. Usai melakukan aksinya, tersangka juga sempat melarikan diri ke Kota Kendal Jawa Tengah.

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono dalam ekspos perkara mengatakan, pelaku melakukan penggelapan dengan modus menyewa mobil rental yang kemudian dia gadaikan tanpa izin pemilik kendaraan. Uang hasil dari penggelapan kendaraan tersebut telah tersangka gunakan untuk membayar hutang. “Adapun kejadian pada hari Jumat tanggal 7 Juli 2023 sekitar pukul 12:00 WIB, dengan TKP di Jalan Landak Kelurahan Sidorejo Kecamatan Arut Selatan. Sementara kejadian yang sebelumnya pada hari Sabtu tanggal 24 Juni 2023 sekitar pukul 15.00 WIB, dengan TKP yang sama,” kata Kapolres Kobar, Selasa (12/9).

Bayu menjelaskan, modus yang digunakan  tersangka yakni dengan merental atau  menyewa kendaraan roda empat milik korban dengan alasan untuk dia pakai untuk keperluan pribadi. Kemudian, setelah korban menyerahkan kendaraan miliknya tersebut, temyata oleh tersangka kendaraan itu digadaikan kepada orang lain. “Ada dua orang korban dalam kejadian ini. Korban pertama mengalami kerugian mencapai Rp 100 juta dan korban yang kedua mengalami kerugian mencapai Rp108 juta. Sementara uang dari hasil kejahatan itu digunakan tersangka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menutup hutang,” terang Bayu.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi baik dari korban, tersangka pun telah berhasil di amankan setelah sempat melarikan diri ke Jawa Tengah. Akhirnya tersangka bersama dua unit mobil hasil penggelapan milik dua orang korban berhasil diamankan pihak kepolisian. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dikenakan sanksi pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman pidana selama empat tahun,” pungkas Bayu. c-uli