Masyarakat Diminta Tak Mudah Terpengaruh dalam Musim Politik

TABENGAN/YULIANUS PARIPURNA - DPRD Kota Palangka Raya melaksanaka Rapat Sidang Paripurna ke-7 Masa Sidang I Tahun Sidang 2023/2024, di Ruang Rapat Sidang Paripurna DPRD setempat, dipimpin Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit Karyawan Yunianto dan dihadiri Pj Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu beserta perwakilan tiap-tiap fraksi dan undangan OPD lainnya, baru-baru ini.

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Menyambut tahun pesta demokrasi pada tahun 2024 mendatang, Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto, mengimbau kepada masyarakat Kota Palangka Raya agar tidak terpengaruh isu-isu yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan.

“Ketika memasuki musim politik, seringkali muncul isu-isu yang dapat memecah belah kita. Oleh karena itu, mari kita tetap bersatu meskipun kita memiliki perbedaan pendapat atau pilihan politik,” jelas Sigit, baru-baru ini.

Menurut Sigit, setiap individu memiliki hak untuk menyuarakan pendapatnya, sehingga perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk merusak persatuan yang sudah terjalin.

“Saya mengajak masyarakat untuk tetap bersatu dalam membangun Kota Palangka Raya yang lebih baik. Kita harus menjaga nilai-nilai Pancasila dan tidak membiarkan perbedaan pendapat mengancamnya,” tambahnya.

Ia juga menyoroti peran media sosial yang sering digunakan untuk memecah belah persatuan. Oleh karena itu, ia mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam menghadapi informasi yang tersebar di media sosial.

“Masyarakat diharapkan dapat berperilaku bijak dalam bermedia sosial dan tidak segera mengambil tindakan berdasarkan informasi dari media sosial sebelum memastikan kebenarannya,” jelasnya.

Selain itu, ia ikut menekankan pentingnya untuk tidak menyebarkan isu-isu yang berbau SARA, karena tindakan tersebut dapat merugikan diri sendiri dan orang lain serta dianggap sebagai tindak pidana.

Menghadapi tahun pemilu, semangat netralitas dan ketenangan masyarakat harus tetap dijaga sebagai pondasi demokrasi yang kuat.

Ditekankannya, sangat pentingnya untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu politik yang berpotensi memecah belah atau menciptakan konflik.

Masyarakat yang mampu menjaga keseimbangan, mendengarkan beragam pandangan, dan menilai calon pemimpin berdasarkan visi, program, dan integritas, akan memainkan peran kunci dalam memastikan pemilihan yang adil dan berkelanjutan bagi negara ini.

“Dengan menjaga netralitas dan ketenangan, kita semua dapat berkontribusi untuk membangun masa depan yang lebih baik dan inklusif,” kata Sigit K Yunianto.rba