PEMKAB KOTIM

Forsesdasi Bergerak Menjadi Pemimpin Perubahan 

13
×

Forsesdasi Bergerak Menjadi Pemimpin Perubahan 

Sebarkan artikel ini
Forsesdasi Bergerak Menjadi Pemimpin Perubahan 
PEMIMPIN PERUBAHAN -Bupati Kotim Halikinnor saat membuka kegiatan forsesdasi (Maya Selviani)

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia atau (Forsesdasi) tidak hanya menjadi role mode bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) akan tetapi bergerak sebagai pemimpin perubahan.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kotim Halikinnor ketika membuka acara rapat komisariat wilayah forsesdasi Kalimantan Tengah tahun 20AU di Aula Rumah Jabatan Bupati Kotim Kamis (30/11).

Menurutnya Sekretaris Daerah baik Provinsi, Kabupaten maupun Kota merupakan pemimpin perubahan bagi ASN di daerah tidak cukup hanya menjadi role model tapi harus menjadi guardian bagi core values ASN sesuai panduan perilaku berakhlak.

“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan dalam rangka mewujudkan transformasi menyeluruh bagi ASN,” ujarnya.

Forsesdasi sendiri menurut nya adalah wadah yang dibentuk oleh para Sekda yang bertujuan untuk saling membantu dan bersatu padu serta dapat berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemerintahan nasional pada umumnya dan penyelenggaraan pemerintahan daerah pada khususnya. Dilanjutkannya jika Sekretaris Daerah merupakan pimpinan dari Sekretariat Daerah yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur, Walikota, Bupati serta sebagai pimpinan eksekutif tertinggi dalam menjalankan peran strategis Pemerintah Daerah.

“Sekretaris Daerah sebagai perpanjangan tangan dari kepala daerah untuk menerjemahkan segala visi misi kepala daerah ke dalam penyelenggaraan pemerintahan diharapkan bisa melihat secara komprehensif mengenai tata penyelenggaraan Pemerintahan yang baik,” ujarnya.

Disamping itu, peran Sekretaris Daerah sangat strategis dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dalam membantu kepala daerah dalam perumusan kebijakan, koordinasi pelaksana tugas serta pelayanan administrasi. Dimana sekda juga diharapkan mampu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dari Pemerintahnya maupun tantangan dan kesempatan dari kondisi di luar Pemerintahan. Sehingga penyelenggaraan Pemerintah bisa beradaptasi dengan isu-isu aktual dan perkembangan zaman.

“Forsesdasi ini merupakan tempat yang tepat untuk bertukar pikiran mengenai isu-isu aktual tersebut agar dapat membuat arah kebijakan Pemerintahan yang baik serta mampu membina ASN agar menjadi produktif dan kreatif,” pungkasnya. (MS)