Ekobis  

Stok BBM, LPG dan Avtur di Kalteng Dipastikan Aman

BUKA PUASA – Area Manager Communication, Relations dan CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Arya Yusa Dwicandra bersama jajaran Pertamina Regional Kalimantan lainnya foto bersama awak media, di sela kegiatan buka puasa bersama di Swiss Bell Hotel, Selasa (19/3) sore.TABENGAN/YULIANUS

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan energi di Kalimantan Tengah selama Bulan Ramadan 1445 H dengan mengoptimalkan distribusi dan mengamankan stok bahan bakar yaitu BBM, LPG dan Avtur di seluruh Terminal BBM.

Baik yang ada di Integrated Terminal (IT) maupun di Fuel Terminal, Aviation Fuel Terminal yang dahulu bernama Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) serta lembaga penyalur seperti SPBU dan pangkalan LPG.

Hal ini disampaikan Area Manager Communication, Relations dan CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Arya Yusa Dwicandra, di sela kegiatan buka puasa bersama dengan awak media, Selasa (19/3) sore.

Disampaikannya, pemenuhan kebutuhan BBM dan LPG, Kalteng di suplai dari Integrated Terminal (IT) Banjarmasin, IT Sampit, FT Pulang Pisau dan FT Pangakalan Bun yang merupakan TBBM yang mensuplai BBM dan LPG termasuk Avtur.

Untuk BBM dan LPG didistribusikan ke 134 unit SPBU, 129 unit Pertashop dan lebih dari 2.800 pangkalan LPG di Kalteng.

Menurut Arya, saat ini kondisi stok BBM, LPG dan Avtur di wilayah Kalteng dalam keadaan aman.

“Stok IT Banjarmasin, IT Sampit, FT Pulang Pisau dan FT Pangakalan Bun memiliki ketahanan stok antara 8-12 hari akumulatif, sedangkan ketahanan untuk bahan bakar pesawat udara yaitu avtur di AFT Tjilik Riwut Grup dengan aneksasi AFT Iskandar dan AFT H.Asan memiliki ketahanan hingga 10 hari akumulatif. Ketahanan stok ini tentu akan terus bertambah dengan suplai dari Kilang Pertamina di Balikpapan dan STS Kotabaru,” ucapnya.

Sementara itu, rata-rata normal penyaluran harian produk BBM di Kalteng sampai dengan 17 Maret 2024 untuk Pertalite sebanyak 1.067 Kiloliter (KL) per hari, Pertamax 255 KL per hari dan Biosolar sebanyak 221 KL per hari.

Sementara untuk LPG subsidi atau PSO penyaluran harian sebanyak 207 Metrik Ton (MT) per hari dan LPG Non Subsidi sebanyak 70 MT per hari.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H nanti, Pertamina juga akan mengaktifkan posko Satgas Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) serta penambahan beberapa titik SPBU Kantong di jalur-jalur wisata atau jalur mudik.

“Posko satgas rencananya akan dimulai pada tanggal 25 Maret 2024 dan akan berakhir pada 21 April 2024. Posko ini akan memantau stok dan distribusi energi berupa BBM, LPG dan avtur selama hari raya Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H,” ungkap Arya.

Untuk memastikan informasi kepada masyarakat atau konsumen berjalan optimal, Pertamina membuka jalur komunikasi melalui kontak Pertamina 135 atau melalui aplikasi MyPertamina yang dapat diunduh melalui aplikasi google atau apple.

“Kami senantiasa berkomitmen memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat terpenuhi selama bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri 1445 H. Jika masyarakat membutuhikan informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui 135 dan aplikasi MyPertamina,” tutup Arya.rca