Puluhan Sopir Angkutan Lebaran Cek Urine

RAHUL/TABENGAN CEK URINE-Sejumlah sopir angkutan mudik lebaran saat melakukan cek urine di terminal WA GARA Palangka Raya, Jumat (5/4).

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Dalam rangka menjamin keamanan, kenyamaanan, kelancaran dan keselamatan penumpang. BPTD Wilayah XVI Kalimantan Tengah dan Terminal Tipe A WA GARA Palangka Raya menggandeng pihak terkait untuk melakukan cek urine bagi sopir dan ramp check kendaraan angkutan mudik lebaran 2024.

BPTD dan terminal tipe A WA GARA menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalteng untuk melaksanakan tes urie kepada para sopir angkutan mudik lebaran. Hal ini untuk memastikan para sopir aman dari memakai obat-obatan terlarang demi menjaga keselamatan penumpang.

“Kami hari ini melakukan tes urine kepada sopir angkutan mudik lebaran dalam rangka mengantisipasi dan mengantisipasi lebih awal apakah para sopir memakai atau terdeteksi menggunakan penyalagunaan obat-obat terlarang,” ungkap Ketua Tim Pemberdayan Masyarakat BNNP Kalteng Abdul Kadir kepada Tabengan, Jumat (5/4).

Tujuannya kata Abdul adalah demi kenyamanan dan keselamatan bersama baik supir dan para penumpang angkutan mudik. Sehingga dengn adanya pemeriksaan ini diharapkan mampu mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Karena memang ini sanga penting, sebab jika tidak dilakukan cek urinedan ternyata ada sopir yang mengunakan itu mampu membahayakan para penumpang yang hendak berkumpul dengan keluargannya saat lebaran,” tuturnya.

Berdasarkan pemeriksaan yang dilaksanakan oleh sejumlah supir, pihaknya belum menemukan ada supir angkutan mudik yang terdeteksi menggunakan obt-obatan terlarang.

“Saat ini tadi sudah diperiksa sejumlah sopir belum kami temukan dan kami berharap semua sopir aman dari penyalgunaan obat-obatan terlarang sehingga angkutan mudik dapat berjalan dengan bik,” tandasnya.

Sementara itu Ramp Check atau inspeksi keselamatan kendaraan angkutan mudik juga dilakukan demi menjamin dan memastikan kendaraan angkutan mudik lebaran yang membawa penumpang aman dan lyak digunakan.

Kepala BPTD Wilayah XVI Kalimantan Tengah M Andi Rahmatullah mengatakan ramp check ini dilakukan meliputi pemeriksaan kelaiakan jalan baik yang utama maupun penunjang. “Untuk yang utama meliputi pemeriksaan lampu, zipper, ban, rem dan kalau untuk yang penunjang seperti pemecah kaca, dongkrak dan juga terkait izin registrasi,” kata Andi, Sabtu (6/4).

Untuk Ramp Check sendiri jelas Andi memang wajib dilakukan dan memang Terminal wajib melakukan ramp check sebelum memberangkatkan bis atau angkutan yang membawa penumpang karena ini merupakan bagian dari prosedur pelaksanaan angkutan mudik.

“Setiap kendaraan memang wajib dilakukan ramp check ini, namun karena ini dalam rangka memastikan keselamatan angkutan mudik, ramp check dilakukan gabungan baik unsur Dishub, TNI, POLRi dan pihak terkait lainnya,” tuturnya.

Pihaknya juga dalam angkutan mudik gratis yang disiapkan baik dari Pemprov dan Kemenhub serta pihak terkait sudah siap untuk melakukan mudik gratis. “Kami juga menyediakan sembako murah bagi para calon penumpang yang melakukan mudik dengan menebus Rp20 ribu sudah mendapatkan berbagai sembako,” imbuhnya.

Pihaknya juga mengimbau untuk para pcalon penumpang agar menyiapkan barang bawaan dengan baik dan menjaga kesehatan dan sudah bersiap dalam rangka mengikuti mudik angkutan lebaran. rmp