Ekobis  

SEMINGGU PASCA LEBARAN-Harga Minyak Goreng dan Kentang Naik

TABENGAN/RAHUL PEDAGANG-Tampak sejumlah pedagang di pasar besar Palangka Raya menjajakan dagangannya, Rabu (17/4).

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Sejumlah bahan pokok (bapok) di pasar Kahayan Palangka Raya mengalami kenaikan harga seminggu (H+7) pasca hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah/2024.

Hal tersebut berdasarkan pantauan harga yang dilakukan Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (PKUKMP) Kota Palangka Raya, Rabu (17/4).

Kepala Dinas PKUKMP Kota Palangka Raya Samsul Rizal melalui Sekretaris Dinas Hardiansyah menyebutkan, beberapa bapok ada yang naik dan ada yang turun pasca lebaran.

Hardiansyah mengungkapkan, adapun sejumlah bapok yang mengalami kenaikan diantaranya minyak goreng dan kentang, mengalami kenaikan masing-masing Rp1.000 rupiah.

“Jadi yang mengalami kenaikan harga di pasar Besar Palangka Raya yakni minyak goreng Bimoli dan minyak goreng Sun Co dari harga Rp22 ribu naik menjadi Rp23 ribu dan minyak goreng Fortune dari harga Rp17 ribu naik menjadi Rp18 ribu,” ungkap Hardiansyah kepada Tabengan berdasarkan data pantauan harga, Rabu (17/4).

Ia melanjutkan, untuk Kentang sedang juga mengalami kenaikan dari harga sebelumnya Rp19 ribu naik menjadi Rp20 ribu dan ketela pohon turun harga lumayan dari Rp12 ribu turun menjadi Rp8 ribu rupiah.

Lebih lanjut, ia menyebutkan di Pasar Kahayan sejumlah bapok banyak yang mengalami penurunan harga di kisaran Rp10 ribu rupiah. “Yang mengalami penurunan harga Daging Ayam Broiler dari Rp46 ribu menjadi Rp45 ribu. Kemudian untuk Ikan Gabus Besar turun dari harga Rp90 ribu menjadi Rp80 ribu dan Ikan Gabus Sedang turun dari Rp80 ribu menjadi Rp70 ribu,” bebernya.

Hardiansyah juga menuturkan, saat ini berdasarkan pantauan yang dilakukan pihaknya pasca lebaran tidak terlalu naik signifikan, tetapi pihaknya terus berupaya untuk memantau harga agar tidak naik signifikan.

“Kami dari Dinas PKUKMP terus memantau dan memonitoring kondisi harga di pasar yang ada di Palangka Raya dan kami akan pastikan harga dapat normal sehingga masyarakat tidak terbebani,” pungkasnya. rmp