Pelaksanaan Pilkada Kotim Harus Sukses

SUKSES-KPU Kotim menyerahkan piagam penghargaan kepada Kesbangpol Kotim yang telah berpartisipasi menyukseskan pemilu lalu (Selviani) 

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) berharap pelaksanaan pemilu  kedepannya dapat terselenggara dengan lebih baik lagi dan sukses.

Untuk itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotim tentunya mengharapkan masukan dan saran yang sifatnya konstrukstif dari semua agar dalam penyelenggara lebih baik lagi.

“Oleh karena itu dalam kesempatan diskusi ini sampaikan hal-hal yang dipandang perlu menjadi evaluasi KPU dalam penyelenggaraan pemilu yang telah lalu, sehingga jika terdapat pelaksanaan yang dipandang kurang optimal bisa dimaksimalkan dalam penyelenggaraan pemilu kedepannya,” ujar Bupati Kotim Halikinnor dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Kesbangpol Kotim Sanggul Lumban Gaol pada acara diskusi publik dalam rangka evaluasi Pemilu di Aquarius Boutique Hotel Sampit Selasa (30/4).

Dilanjutkannya, saat ini semua tahapan demi tahapan pemilu tahun 2024 sebagaimana diketahui bersama bahwa pemilu adalah sarana kedaulatan rakyat untuk memilih presiden dan  wakil presiden, anggota DPR, anggota DPRD Provinsi, Anggota DPRD Kabupaten dan DPD.

Seluruh rangkaian penyelenggaraan pemilu tahun 2024 khususnya di Kabupaten Kotim telah terlaksana dengan aman, damai dan kondusif sehingga dalam pelaksanaannya dapat terselenggara sesuai dengan tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan.

Tentunya hal ini berkat kerja sama dan kolaborasi berbagai pihak sehingga partisipasi masyarakat dalam pemilu 2024 cukup baik.

“Terhadap hasil pemilihan dan siapapun yang terpilih harus kita hormati dan kita terima dengan penuh lapang dada karena ini adalah kemenangan kita semua,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua KPU Kotim Muhammad Rifqi menambahkan pada pemilu tahun 2024 ini tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu mencapai  di atas 80 persen. Persentase ini meningkat dibandingkan Pemilu tahun 2019 sekitar 74,64 persen . Menurutnya gencarnya sosialisasi ditambah kerjasama dengan Pemerintah Daerah dan juga partai politik menjadi faktor peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilu.

“Karena memang salah satu indikator pemilu sukses itu salah satu indikatornya tingkat partisipasi pemilihnya,” ucapnya. (MS)