PEMPROV KALTENG

Gubernur Tebar 125 Ribu Benih Ikan Betok di Tahai

36
×

Gubernur Tebar 125 Ribu Benih Ikan Betok di Tahai

Sebarkan artikel ini
Gubernur Tebar 125 Ribu Benih Ikan Betok di Tahai
TEBAR IKAN- Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran melakukan restocking benih ikan betok di Danau Tahai, Rabu (21/5). FOTO ISTIMEWA

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran melakukan penebaran benih ikan (restocking) di Danau Tahai, Kelurahan Tumbang Tahai, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Rabu (21/5). Sebanyak 125.000 benih ikan betok atau yang dikenal juga dengan nama papuyu ditebar dalam kegiatan tersebut.

Benih ikan yang ditebar berasal dari pelaku usaha binaan Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalteng. Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni yang turut hadir dan mendampingi Gubernur dalam kegiatan itu menjelaskan, restocking merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga ekosistem perairan.

“Salah satu campur tangan yang dapat dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem serta memastikan keberlangsungan populasi ikan di perairan alam yaitu dengan melakukan restocking atau pelepasliaran benih ikan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat berdampak langsung terhadap pelestarian sumber daya ikan dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan sumber daya ikan dapat tumbuh dan berkembang biak secara alami di perairan, sehingga hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat,” tambah Sri Widanarni.

Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan restocking yang sejalan dengan visi dan misi Program Huma Betang, yang menjadi arah pembangunan di Bumi Tambun Bungai.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini. Restocking benih ikan adalah salah satu upaya nyata dalam menjaga keberlanjutan sumber daya ikan di Kalimantan Tengah. Ini merupakan bagian dari langkah kita bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam lokal,” kata Gubernur.

Ia menekankan, pelepasliaran benih ikan betok di Danau Tahai dan wilayah lainnya seperti Hutan Kota Nyaru Menteng akan membawa dampak positif bagi pelaku usaha perikanan tangkap maupun nelayan setempat.

“Melalui restocking atau pelepasliaran benih ikan betok atau papuyu di wilayah perairan Danau Tahai, Hutan Kota Nyaru Menteng, Kota Palangka Raya akan berdampak positif bagi pelaku usaha perikanan tangkap atau nelayan yang bergantung pada sektor perikanan, sehingga akan memberikan peningkatan kesejahteraan bagi nelayan beserta keluarganya, dan ketahanan pangan di Provinsi Kalimantan Tengah,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan restocking dan kembali saya tegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berkomitmen memberikan dukungan dilaksanakannya kegiatan restocking untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat Kalimantan Tengah, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pengawasan sumber daya perikanan bersama-sama untuk kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Leonard S Ampung, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng. ldw