PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Anggota Komisi III Kota Palangka Raya H.M. Hasan Busyairi, menegaskan pentingnya menjadikan momen ini sebagai refleksi terhadap jati diri bangsa dan komitmen terhadap ideologi negara.
“Kita hampir setiap tahun memperingati Hari Lahir Pancasila sebagai bentuk refleksi diri terhadap dasar negara kita. Pancasila adalah ideologi yang tidak bisa dan tidak akan berubah,” ujarnya, Senin (2/6).
Hasan Busyairi menekankan bahwa peringatan Hari Pancasila bukan sekadar seremoni, melainkan sarana untuk terus mengingatkan masyarakat tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kita telah berkomitmen bersama bahwa Pancasila adalah ideologi final bangsa ini. Pendiri negara dan para pemimpin kita sejak awal telah sepakat akan hal itu. Karena itu, peringatan ini menjadi momen untuk melihat sejauh mana kita sudah mengamalkan nilai-nilai Pancasila,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa refleksi nilai Pancasila juga dapat dilihat dari kebijakan-kebijakan pemerintah yang diterapkan di masyarakat. Menurutnya, penerapan nilai Pancasila harus tercermin dalam kebijakan publik yang adil, inklusif, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
“Peringatan Hari Lahir Pancasila adalah bentuk tanggung jawab moral pemerintah dan masyarakat untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila,” tutup Hasan Busyairi. nws





