SPIRIT POLITIK

Konferda Siap Digelar, Siapa Nakhoda PDIP Kalteng?

51
×

Konferda Siap Digelar, Siapa Nakhoda PDIP Kalteng?

Sebarkan artikel ini
Konferda Siap Digelar, Siapa Nakhoda PDIP Kalteng?

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Tengah (Kalteng) bersiap menggelar Konferensi Daerah (Konferda) yang dijadwalkan berlangsung, Rabu (3/12). Acara penting yang akan menentukan nakhoda DPD PDIP lima tahun ke depan ini akan dipusatkan di Hotel M Bahalap, Jalan RTA Milono, Palangka Raya.

Ketua Panitia Konferda PDIP Kalteng Yohanes Freddy Ering membenarkan persiapan akhir acara tersebut. Ia juga memastikan bahwa agenda ini akan dihadiri langsung oleh perwakilan dari pusat partai.

“Besok (Rabu) tanggal 3 Desember di Hotel Bahalap, mulai pukul 09.00 WIB,” ujar Freddy Ering kepada Tabengan, Selasa (2/12). “Ya betul ada empat orang unsur DPP PDIP yang datang,” tambahnya, menegaskan kehadiran petinggi partai dalam suksesi kepemimpinan daerah.

Menjelang hari pelaksanaan, nama-nama potensial untuk menduduki kursi Ketua DPD PDIP  Kalteng terus mengemuka. Freddy Ering yang juga anggota DPRD Kalteng mengakui adanya beberapa nama yang kuat dalam bursa tersebut.

“Kalau calon-calon yang kuat ya ada Yohanes (Anggota DPRD Kapuas) juga Sigit K Yunianto (Anggota DPR RI Dapil Kalteng),” sebutnya.

Saat dikonfirmasi mengenai nama kader lain, Sigit Wido, yang disebut-sebut dalam isu internal, Freddy Ering menanggapi isu tersebut dengan singkat. “Itu hanya isu belaka,” katanya.

Ia juga menyebut agenda pembahasan hari ini yakni terkait hal-hal penting partai, termasuk agenda pemilihan Ketua DPD baru beserta pengurus.
Di sisi lain, Sigit Wido, Anggota DPRD Kota Palangka Raya, menunjukkan sikap totalitas dan ketaatan terhadap garis partai. Saat dihubungi, Selasa (2/12), Sigit Wido menegaskan kesiapan penuhnya menerima penugasan partai, termasuk menanggapi potensi dirinya menduduki posisi Sekretaris DPD PDIP Kalteng.

“Sebagai kader utama partai, (saya) selalu siap tegak lurus ditugaskan di mana pun dan menjadi apa pun,” tegas Sigit Wido.

Pernyataan ini menggarisbawahi prinsip PDIP, di mana kader harus tunduk dan siap sedia menjalankan keputusan serta amanah yang diberikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP), memastikan jalannya Konferda akan sangat bergantung pada keputusan pusat partai.

Sementara itu, Pengamat Politik Kalteng Dr Ricky Zulfauzan mengungkapkan, dalam perebutan kursi Ketua DPD PDIP Kalteng ini akan sangat menarik.

Karena status PDIP sebagai partai pemenang, Ketua DPD terpilih akan memegang kendali kebijakan dan koalisi yang sangat menentukan bagi stabilitas politik dan pemerintahan di Kalteng.

​”Ini sangat menarik. Posisi ketua DPD parpol tersebut sangat krusial,” kata Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Palangka Raya itu.

​Ia merincikan dua alasan utama yang membuat posisi ini begitu strategis. Pertama, ​potensi lawan Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2030. Ketua DPD berpotensi besar menjadi lawan yang sepadan dalam Pilgub mendatang. Skenario ini akan semakin penting jika terjadi wacana perubahan Undang-Undang Pemilu di mana Pilkada diputuskan dipilih kembali oleh anggota DPRD.
Kedua, ​penentu arah kebijakan. Ketua DPD terpilih sudah tentu akan menentukan arah perpolitikan Kalteng ke depan.

Ricky mengingatkan, sangat berisiko jika ada perbedaan dalam arah kebijakan politik dan pemerintahan yang akan berdampak langsung pada stabilitas dan program pembangunan di Kalteng. rmp