KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID- Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas Usis I Sangkai, menyampaikan bahwa Bupati Kapuas HM Wiyatno berkomitmen penuh untuk merealisasikan pembangunan Bundaran Pujon. Proses pembangunan ini akan dilaksanakan melalui mekanisme sayembara desain terbuka untuk umum.
Menurut Usis, saat ini pemerintah tengah melakukan sosialisasi terkait penamaan dan konsep desain bundaran kepada masyarakat setempat agar aspirasi warga dapat terakomodasi secara maksimal.
“Yang terpenting, desain tersebut harus mengandung unsur kearifan lokal, khususnya yang merepresentasikan identitas budaya Dayak Ngaju. Kami ingin Bundaran Pujon bukan sekadar infrastruktur, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan dan pelestarian budaya daerah,” jelasnya, kemarin.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas akan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk DPRD, tokoh masyarakat, seniman, dan budayawan, agar hasil akhirnya benar-benar memberi makna dan kepuasan bagi warga Pujon. Bundaran ini juga diharapkan menjadi penanda wilayah yang ikonik, menonjolkan unsur seni, budaya, serta nilai sejarah lokal.
Lebih lanjut, Usis mengungkapkan bahwa Bupati Kapuas bersama sejumlah pejabat dan tim teknis telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan bundaran. Berdasarkan hasil kunjungan tersebut, tahapan selanjutnya adalah penentuan nama resmi serta pembukaan partisipasi publik melalui sayembara desain.
Pembangunan Bundaran Pujon diharapkan tidak hanya memperindah wajah kota, tetapi juga menjadi pusat perhatian, titik temu masyarakat, serta pengingat akan kekayaan budaya dan jati diri warga Kapuas.c-hr





