DPRD MURUNG RAYA

Waket I Apresiasi MoU Pemkab dan Poltekkes Kemenkes

27
×

Waket I Apresiasi MoU Pemkab dan Poltekkes Kemenkes

Sebarkan artikel ini
Waket I Apresiasi MoU Pemkab dan Poltekkes Kemenkes
Waket I DPRD Mura, Dina Maulidah

PURUK CAHU/TABENGAN.CO.ID – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura) Dina Maulidah, menyatakan dukungan dan apresiasinya atas kerjasama pemerintah daerah dan lembaga pendidikan kesehatan. Dina menyampaikan hal tersebut usai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura menerima kunjungan kerja sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Palangka Raya di Kantor Bupati Mura, Selasa (14/10).

Penandatanganan MoU dilakukan antara Pemkab Mura dan Poltekkes Kemenkes Palangka Raya untuk program pendidikan Diploma 3 Keperawatan dan Diploma 3 Gizi, yang saat ini diikuti 90 orang mahasiswa. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap peningkatan mutu pendidikan masyarakat.

“Kami di DPRD sangat mendukung program ini karena selaras dengan arah kebijakan daerah yang menempatkan peningkatan SDM sebagai prioritas utama. Apalagi kerja sama ini langsung menyentuh kebutuhan tenaga kesehatan yang sangat dibutuhkan hingga ke pelosok desa,” ujar Dina.

Dia juga berharap agar implementasi program pendidikan Diploma 3 Keperawatan dan Diploma 3 Gizi ini dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. Ia menegaskan DPRD siap memberikan dukungan dalam bentuk kebijakan dan penganggaran demi suksesnya program tersebut.

“Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah agar program strategis seperti ini dapat berjalan efektif, dan hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Mura,” pungkasnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wabup Mura Rahmanto Muhidin, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait, serta Direktur Poltekkes Kemenkes Palangka Raya, Mars Khendra Kusfriyadi.

“Pemkab Mura sangat fokus terhadap peningkatan SDM di bidang kesehatan. Melalui kerja sama ini, diharapkan tercipta sistem penempatan tenaga kesehatan yang lebih merata sehingga pelayanan kesehatan dapat dirasakan sampai ke pelosok desa, bukan hanya di pusat kota,” ujar Wabup. ist