PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan dukungan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng). Dukungan tersebut berupa satu unit pesawat water bombing asal Rusia yang disewa BNPB untuk diperbantukan dalam penanganan karhutla di Kalteng.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengaku belum mengetahui adanya bantuan langsung dari Jepang untuk penanganan karhutla di Kalteng. Informasi yang diterimanya, dukungan yang diperbantukan ke Kalteng berasal dari Rusia melalui BNPB.
“Bantuan dari Jepang kami tidak tahu. Yang kami tahu bantuan dari BNPB, sewa, diperbantukan untuk Kalteng. Hari ini seharusnya sudah ada, kami belum cek,” kata Agustiar, di Palangka Raya, Kamis (17/9/2026).
Ia menegaskan, pesawat water bombing tersebut bukan bantuan langsung dari Jepang, melainkan unit yang disewa BNPB dan diperbantukan untuk Kalteng. Peralatan tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pemadaman karhutla, khususnya di wilayah yang sulit ditangani melalui pemadaman darat.
“Tidak ada dari Jepang, namun ada Rusia nanti water bombing satu akan datang. Tapi sistemnya sewa oleh BNPB,” tegasnya.
Agustiar menyebut dukungan satu unit water bombing tersebut dibiayai menggunakan anggaran pemerintah pusat. Menurut dia, dukungan itu merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat penanganan karhutla di daerah.
“Perbantuannya water bombing satu unit,” ujarnya.
Terkait adanya dukungan Jepang untuk penanganan karhutla di wilayah Kalimantan, Agustiar menjelaskan bantuan tersebut diarahkan ke Kalimantan Barat (Kalbar). Menurutnya, kondisi kebakaran di Kalbar menjadi salah satu pertimbangan karena wilayah tersebut mengalami kejadian kebakaran yang lebih besar.
“Kenapa Jepang hanya dikirim ke Kalbar, untuk kebakaran terbesar itu kejadiannya di Kalbar,” jelas Agustiar.
Sementara itu, untuk Kalteng, ia menyebut posisi daerah tersebut masih berada di urutan kesembilan jika dilihat dari kejadian karhutla. Namun, urutan berdasarkan luasan. ldw/ded-red











