-
PEMPROV KALTENG

Usulan Gubernur Agustiar Tunda TKA Diapresiasi Menteri Pendidikan

41
×

Usulan Gubernur Agustiar Tunda TKA Diapresiasi Menteri Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Kepala Disdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo. FOTO ISTIMEWA
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus melakukan penyesuaian terhadap pelaksanaan kegiatan pendidikan menyusul kondisi kabut asap yang berdampak pada aktivitas belajar mengajar di sejumlah wilayah. Selain mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM), pemerintah daerah juga menyampaikan perkembangan terkait penundaan jadwal Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng M. Reza Prabowo mengatakan, penundaan pelaksanaan TKA merupakan salah satu bentuk penyesuaian terhadap kondisi yang tengah dihadapi daerah, khususnya akibat kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan dan konsentrasi peserta didik.

Menurut Reza, usulan Gubernur Kalteng untuk menunda pelaksanaan TKA telah mendapat apresiasi dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Dukungan tersebut diharapkan memberikan ruang bagi pemerintah daerah dan satuan pendidikan untuk menyesuaikan persiapan pelaksanaan ujian dengan kondisi di lapangan.

“Alhamdulillah, kita mendapatkan apresiasi dari Pak Menteri Pendidikan. Apa yang diusulkan oleh Pak Gubernur terkait TKA bisa ditunda,” ujar Reza, di Palangka Raya, Rabu (28/10/2026).

Ia menjelaskan, penundaan tersebut menjadi kesempatan tambahan bagi para siswa untuk mempersiapkan diri secara lebih maksimal sebelum mengikuti TKA. Terlebih, kondisi kabut asap yang terjadi saat ini turut menjadi perhatian pemerintah daerah dalam memastikan kegiatan pendidikan berjalan dengan baik tanpa mengabaikan kesehatan peserta didik.

“Alhamdulillah, TKA bisa ditunda sehingga anak-anak Kalimantan Tengah juga punya waktu dan kesempatan untuk mempersiapkan diri lebih baik,” tuturnya.

Reza menegaskan, penyesuaian jadwal tersebut diharapkan tidak mengurangi kualitas persiapan akademik siswa. Sebaliknya, tambahan waktu yang tersedia dapat dimanfaatkan oleh peserta didik maupun pihak sekolah untuk meningkatkan kesiapan menghadapi pelaksanaan evaluasi akademik tersebut.

Di sisi lain, Disdik Kalteng juga terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah. Evaluasi dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara, tingkat kepekatan kabut asap, serta kondisi masing-masing wilayah.

Menurutnya, kebijakan pelaksanaan PTM harus memperhatikan situasi dan kondisi lingkungan agar proses pendidikan tetap berlangsung dengan mengutamakan keselamatan serta kesehatan peserta didik, tenaga pendidik, dan seluruh warga sekolah.

Pemerintah daerah pun berharap kondisi kabut asap di Kalteng segera membaik sehingga aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan normal. Apabila kondisi udara telah memungkinkan, kegiatan pembelajaran tatap muka diharapkan dapat dilaksanakan kembali sesuai ketentuan yang berlaku.

Reza menambahkan, pemerintah daerah melalui Disdik Kalteng berkomitmen menjaga agar hak peserta didik dalam memperoleh layanan pendidikan tetap terpenuhi, meskipun terdapat sejumlah penyesuaian akibat kondisi lingkungan.

Upaya tersebut dilakukan melalui penerapan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan situasi di masing-masing daerah. Dengan demikian, peserta didik tetap dapat mengikuti proses pendidikan secara optimal tanpa harus mengabaikan faktor kesehatan dan keselamatan.

Disdik Kalteng juga mengharapkan dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah kabupaten dan kota, satuan pendidikan, tenaga pendidik, hingga orang tua, untuk bersama-sama mengikuti perkembangan kebijakan pendidikan selama kondisi kabut asap masih berlangsung.

Pemerintah akan terus mencermati perkembangan situasi di lapangan sebagai dasar dalam menentukan langkah selanjutnya, baik terkait pelaksanaan PTM maupun penyesuaian agenda evaluasi akademik bagi peserta didik di Kalteng. ldw/ded-red

 

-
-
-