PULANG PISAU/TABENGAN.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mendampingi kegiatan Kuliner Merah Putih oleh Bobon Santoso untuk membantu petugas, relawan, dan masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Camppeat, Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu (24/10/2026).
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengapresiasi sinergi berbagai pihak dalam mendukung penanganan karhutla, khususnya melalui bantuan pangan dan dukungan bagi petugas serta relawan yang bertugas di lapangan.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengapresiasi keterlibatan semua pihak dalam penanganan karhutla. Dukungan kepada petugas dan relawan adalah wujud gotong royong yang perlu terus diperkuat untuk melindungi masyarakat dan lingkungan,” tutur Gubernur.
Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menyambut baik dukungan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dalam penanggulangan karhutla serta kontribusi Bobon Santoso dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan petugas dan relawan.
“Terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran atas dukungannya dalam penanggulangan karhutla. Kami juga mengapresiasi Bobon Santoso yang telah menyediakan 3.000 porsi makanan per hari bagi relawan dan masyarakat terdampak. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan semangat petugas di lapangan,” ujar Pangdam.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Kodam XXII/Tambun Bungai yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini sehingga kami dapat hadir langsung membantu petugas, relawan, dan masyarakat. Bersama tim, kami menyiapkan 6.000 porsi makanan selama dua hari, masing-masing 3.000 porsi per hari, serta menyalurkan 12.000 botol air mineral berukuran 1,5 liter. Kami juga membawa makanan ringan, obat-obatan, vitamin, masker, dan kebutuhan logistik lainnya untuk mendukung petugas dan relawan di lapangan,” jelas Bobon.
16.387 Personel Gabungan Berjuang Padamkan Karhutla
Sementara itu 16.387 personel gabungan serta dukungan armada udara berupa sembilan unit helikopter dan tujuh unit pesawat untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan patroli udara terus bergerak memadamkan karhutla
Personel gabungan tersebut terdiri atas unsur TNI dan Polri, BPBD, Manggala Agni/Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KemenLHK), perangkat organisasi perangkat daerah (OPD) provinsi serta kabupaten/kota, termasuk Satpol PP dan Inspektorat, Relawan Masyarakat Peduli Api (MPA), serta tim pemadam dari pihak swasta dan perusahaan.
Laporan Harian Posko Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalteng, Sabtu (24/10/2026), tercatat 8.048 titik panas dan 55 kejadian karhutla harian. Luas lahan yang terbakar dalam periode 24 jam tersebut mencapai 139,81 hektare, dengan luas penanganan pemadaman yang dilaporkan juga sebesar 139,81 hektare.
Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau dan Seruyan juga mencatat ribuan titik panas. ISPA masih menunjukkan angka yang tinggi, dengan jumlah kasus mingguan mencapai ribuan dan akumulasi kasus sejak awal periode pelaporan mencapai ratusan ribu kasus.
Sebagai langkah perlindungan terhadap peserta didik dari paparan asap, sebanyak 223 sekolah di tingkat kabupaten/kota masih menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Selain itu, sebanyak 253 lokasi rumah oksigen disiagakan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kabut asap.
Distribusi Air Bersih Pemprov Kalteng Capai 13,31 Juta Liter
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah kabupaten dan kota. Hingga 24 Oktober 2026, jumlah air bersih yang telah disalurkan sejak 30 Agustus 2026 mencapai 13.311.800 liter.
Pada Jumat (23/10/2026), penyaluran air bersih menjangkau Kota Palangka Raya, Kabupaten Barito Utara, Barito Timur, Pulang Pisau, Seruyan, Kotawaringin Barat, Murung Raya, Lamandau, dan Kotawaringin Timur.
Di Kota Palangka Raya, air bersih disalurkan ke Kelurahan Bereng Bengkel sebanyak 8.800 liter. Kabupaten Barito Utara menerima 4.000 liter untuk Desa Ipu. Sementara itu, di Kabupaten Barito Timur, distribusi mencakup Desa Putai sebanyak 11.100 liter, Desa Rodok 4.400 liter, dan Desa Lenggang 15.000 liter.
Di Kabupaten Pulang Pisau, sebanyak 2.400 liter air bersih disalurkan ke Desa Gandang untuk memenuhi kebutuhan 50 kepala keluarga (KK). Di Kabupaten Seruyan, bantuan disalurkan ke Sei Keramat sebanyak 8.000 liter, Desa Sembuluh I 10.800 liter, Desa Selunuk 6.000 liter, Desa Bangkal 2.400 liter, dan Sungai Undang 8.000 liter.
Di Kabupaten Kotawaringin Barat, distribusi menjangkau Kelurahan Raja sebanyak 2.000 liter dan Desa Sagu 3.800 liter. Kabupaten Murung Raya menerima masing-masing 1.200 liter untuk Kelurahan Puruk Cahu Seberang dan Desa Sungai Lunuk. Di Kabupaten Lamandau, sebanyak 20.000 liter air bersih disalurkan ke Desa Tri Tunggal.
Di Kabupaten Kotawaringin Timur, distribusi mencakup sejumlah desa dan kelurahan. Bantuan disalurkan ke Desa Luwuk Ranggan sebanyak 19.200 liter, Desa Pelangsian 9.600 liter, Desa Jemaras 10.800 liter, Desa Sudan 7.200 liter, Desa Telaga Baru 28.200 liter, Desa Bangkuang Makmur 6.600 liter, Desa Bapeang 14.400 liter, dan Desa Bagendang 9.200 liter.
Penyaluran juga menjangkau Desa Jaya Kelapa sebanyak 27.000 liter, Desa Handil Sohor 6.900 liter, Desa Regei Lestari 13.800 liter, Kelurahan Samuda Kota 11.000 liter, Desa Jaya Karet 15.800 liter, Desa Samuda Besar 6.600 liter, dan Desa Lampuyang 35.200 liter. Desa Basirih Hulu sebanyak 23.600 liter, Desa Basawang 13.300 liter, Desa Kuin Permai 6.600 liter, Desa Samuda Kecil 7.200 liter, Desa Ujung Pandaran 6.600 liter, Desa Parebok 6.600 liter, dan Desa Sabamban 4.400 liter.
Penyaluran air bersih berlanjut pada Sabtu (24/10/2026). Di Kabupaten Pulang Pisau, distribusi mencakup Desa Gandang sebanyak 4.800 liter untuk 130 kepala keluarga (KK) dan Desa Talio Muara sebanyak 2.400 liter. Kabupaten Katingan menerima 4.000 liter untuk Kelurahan Pendahara, sedangkan Kabupaten Barito Utara menerima 4.000 liter untuk Dusun Parang Kampeng.mmc-kt/red











