-
PEMPROV KALTENG

Gubernur Salurkan 1.500 Paket Sembako ke Pelayan Gereja

41
×

Gubernur Salurkan 1.500 Paket Sembako ke Pelayan Gereja

Sebarkan artikel ini
PEDULI-Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bagikan sembako di Gereja Ebeneser, Jalan Baban, Palangka Raya, Minggu (18/10/2026). FOTO BIRO ADPIM
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan 1.500 paket bantuan pangan kepada jemaat lintas denominasi gereja, pendeta, pastor, koster, guru Sekolah Minggu, dan pelayan keagamaan lainnya di Kota Palangka Raya.

Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan dukungan ekonomi di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penyaluran bantuan berlangsung di Gereja Ebeneser, Jalan Baban, Palangka Raya, Minggu (18/10/2026). Selain bantuan kebutuhan pokok, pemerintah turut membagikan multivitamin dan masker KN95 untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan di tengah paparan kabut asap akibat karhutla.

Setiap paket bantuan terdiri atas beras seberat 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kilogram. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan rumah tangga para penerima manfaat, sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap para pelayan keagamaan yang belum memperoleh honorarium atau insentif memadai.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan agama, suku, maupun latar belakang sosial.

“Pemerintah adalah pelayan masyarakat. Karena itu, pemerintah harus hadir untuk mendengarkan kebutuhan masyarakat dan memastikan program serta bantuan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutur Agustiar.

Menurut dia, kebersamaan, sikap saling menghormati, dan toleransi antarumat beragama merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Karena itu, perhatian kepada jemaat dan para pelayan gereja menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat lintas agama.

Gubernur juga menekankan agar penyaluran bantuan sosial dilakukan secara adil, transparan, dan tepat sasaran. Pendataan penerima manfaat, kata dia, harus dilaksanakan secara cermat agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi persyaratan dan membutuhkan dukungan.

Di tengah kondisi karhutla yang berdampak pada kualitas udara, Agustiar turut mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat. Pembagian multivitamin dan masker KN95 merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah untuk membantu mengurangi risiko paparan asap.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat, termasuk jemaat gereja, hamba Tuhan, koster, dan guru Sekolah Minggu.

Ia menjelaskan, kegiatan menyapa masyarakat sekaligus menyalurkan bantuan merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjangkau warga di berbagai kabupaten dan kota, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian di tengah kondisi karhutla.

Dalam kesempatan tersebut, Linae juga menyampaikan informasi mengenai program prioritas pemerintah, Kartu Huma Betang. Program ini ditujukan untuk memberikan berbagai manfaat kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan, antara lain dukungan bantuan pangan, bantuan sosial, layanan kesehatan, pendidikan, dan bidang lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Masyarakat yang berminat diimbau mengikuti informasi pendaftaran melalui kanal resmi pemerintah serta berkoordinasi dengan instansi terkait. Setiap calon penerima manfaat akan melalui proses pendataan dan verifikasi sesuai persyaratan program.

Perhatian terhadap dampak kabut asap juga disampaikan perwakilan gereja. Pendeta Kailany M. Lahulima mengungkapkan, kabut asap akibat karhutla yang berlangsung selama beberapa bulan telah menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian, Majelis Sinode GPIB menyediakan fasilitas ruang oksigen yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kepedulian dan kerja sama dalam menghadapi dampak karhutla, sekaligus mendoakan pemerintah dan masyarakat agar mampu melewati kondisi tersebut dengan baik. Harapan agar cuaca membaik dan hujan segera turun turut disampaikan sehingga kabut asap dapat berangsur teratasi.

Dalam kegiatan itu, perwakilan gereja turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalteng atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada jemaat serta para pelayan gereja.

Penyaluran bantuan tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga memperkuat kemitraan antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga kerukunan serta menghadapi berbagai persoalan sosial dan lingkungan.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng, anggota DPRD Provinsi Kalteng Lohing Simon dan Yohannes Freddy Ering, para pendeta, perwakilan berbagai denominasi gereja, serta masyarakat dan jemaat yang menerima manfaat bantuan. ldw/ded-red

 

-
-
-