PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Palangka Raya menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat. Di tengah kondisi tersebut, warga diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama jika tidak memiliki keperluan mendesak, demi meminimalkan paparan asap yang berisiko mengganggu kesehatan.
Anggota Komisi I DPRD Palangka Raya Rusdiansyah, mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan dampak kabut asap, khususnya terhadap anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya. Menurutnya, menjaga kesehatan keluarga harus menjadi prioritas selama kualitas udara belum membaik.
“Dalam kondisi kabut asap seperti sekarang ini, saya mengimbau seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dan menjaga kesehatan. Kalau memang tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya tetap berada di rumah saja,” ujarnya, Senin (19/10/2026).
Rusdiansyah menilai, membatasi kegiatan di luar ruangan merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko paparan asap. Terlebih, anak-anak membutuhkan perlindungan ekstra agar tidak mengalami gangguan kesehatan akibat menghirup udara yang tercemar.
“Terutama bagi orang tua, mari kita lindungi anak-anak kita agar tidak terlalu banyak terpapar asap,” katanya.
Bagi masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar rumah, ia menyarankan agar menggunakan masker yang sesuai, membatasi waktu berada di luar ruangan, serta menghindari aktivitas fisik berat selama kondisi udara masih buruk.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak meremehkan kondisi kabut asap dan tetap waspada terhadap dampaknya. Upaya menjaga kesehatan, menurutnya, perlu dimulai dari lingkungan keluarga dengan mengurangi paparan asap dan memperhatikan kondisi anggota keluarga, terutama mereka yang lebih rentan.
“Untuk sementara, mari kita utamakan keselamatan dan kesehatan keluarga. Jangan abaikan dampak asap, lindungi anak-anak kita, gunakan masker jika harus keluar rumah, dan tetap waspada sampai kondisi udara kembali membaik,” tegasnya.
Di sisi lain, Rusdiansyah mengapresiasi upaya para relawan, petugas pemadam kebakaran, serta aparatur pemerintah yang terus berjibaku menangani karhutla di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya. Ia menilai, perjuangan para petugas di lapangan patut mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
“Kita mengetahui bahwa para relawan, petugas pemadam kebakaran, dan jajaran pemerintah sudah berupaya maksimal, bahkan bekerja siang dan malam untuk memadamkan api. Tentu kita menghargai perjuangan mereka yang berada langsung di lapangan,” ungkapnya. nws/fwa-red











