-
DPRD KAPUAS

Hujan Mulai Turun, Yetty Berharap Karhutla di Kapuas Mereda

28
×

Hujan Mulai Turun, Yetty Berharap Karhutla di Kapuas Mereda

Sebarkan artikel ini
KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Yetty Indriana, menyampaikan rasa syukur atas mulai turunnya hujan di sejumlah wilayah Kabupaten Kapuas dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sekaligus memperbaiki kualitas udara yang sebelumnya terdampak kabut asap. "Alhamdulillah, hujan dalam beberapa hari terakhir sudah mulai turun membasahi bumi. Dengan demikian, dampak musim kemarau yang selama ini memicu kebakaran hutan dan lahan mulai berkurang," kata Yetty Indriana, Minggu (8/11/2026). Menurutnya, turunnya hujan menjadi kabar baik bagi masyarakat, mengingat selama beberapa bulan terakhir wilayah Kabupaten Kapuas mengalami musim kemarau yang cukup panjang. Kondisi tersebut turut memicu terjadinya Karhutla di sejumlah wilayah, bahkan menyebabkan kabut asap tebal yang menyelimuti kawasan permukiman hingga Kota Kuala Kapuas. Dengan mulai turunnya hujan, kondisi udara diharapkan semakin membaik. Kabut asap yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan, juga mulai berkurang. Ia berharap kondisi cuaca tersebut terus berlanjut sehingga dapat membantu memulihkan lingkungan serta menekan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Selain mengurangi risiko Karhutla, curah hujan juga sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat, menunjang sektor pertanian dan perkebunan, serta mendukung berbagai aktivitas kehidupan lainnya. Menurutnya, air merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup masyarakat. Oleh karena itu, turunnya hujan patut disyukuri setelah masyarakat cukup lama menghadapi kondisi kekeringan. Kendati demikian, ia mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Kewaspadaan terhadap potensi Karhutla juga harus tetap dipertahankan meskipun hujan mulai turun. "Semoga dengan curah hujan yang mulai membasahi bumi ini, kondisi alam kembali normal, kebutuhan air masyarakat terpenuhi, dan seluruh wilayah Kabupaten Kapuas terhindar dari bencana Karhutla," harapnya.hr/gie-red
-

KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Yetty Indriana, menyampaikan rasa syukur atas mulai turunnya hujan di sejumlah wilayah Kabupaten Kapuas dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sekaligus memperbaiki kualitas udara yang sebelumnya terdampak kabut asap.

“Alhamdulillah, hujan dalam beberapa hari terakhir sudah mulai turun membasahi bumi. Dengan demikian, dampak musim kemarau yang selama ini memicu kebakaran hutan dan lahan mulai berkurang,” kata Yetty Indriana, Minggu (8/11/2026).

Menurutnya, turunnya hujan menjadi kabar baik bagi masyarakat, mengingat selama beberapa bulan terakhir wilayah Kabupaten Kapuas mengalami musim kemarau yang cukup panjang.

Kondisi tersebut turut memicu terjadinya Karhutla di sejumlah wilayah, bahkan menyebabkan kabut asap tebal yang menyelimuti kawasan permukiman hingga Kota Kuala Kapuas.

Dengan mulai turunnya hujan, kondisi udara diharapkan semakin membaik. Kabut asap yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan, juga mulai berkurang.

Ia berharap kondisi cuaca tersebut terus berlanjut sehingga dapat membantu memulihkan lingkungan serta menekan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Selain mengurangi risiko Karhutla, curah hujan juga sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat, menunjang sektor pertanian dan perkebunan, serta mendukung berbagai aktivitas kehidupan lainnya.

Menurutnya, air merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup masyarakat. Oleh karena itu, turunnya hujan patut disyukuri setelah masyarakat cukup lama menghadapi kondisi kekeringan.

Kendati demikian, ia mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Kewaspadaan terhadap potensi Karhutla juga harus tetap dipertahankan meskipun hujan mulai turun.

“Semoga dengan curah hujan yang mulai membasahi bumi ini, kondisi alam kembali normal, kebutuhan air masyarakat terpenuhi, dan seluruh wilayah Kabupaten Kapuas terhindar dari bencana Karhutla,” harapnya.hr/gie-red

-
-
-