KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID – Keberadaan kawasan Waterfront City di Kota Kuala Kapuas diharapkan mampu mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Selain menjadi ruang publik dan pusat aktivitas masyarakat, kawasan tersebut juga diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dengan hadirnya Waterfront City, masyarakat diharapkan memperoleh peluang untuk mengembangkan berbagai kegiatan usaha. Kawasan ini dinilai memiliki potensi strategis sebagai tempat bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk unggulan daerah, mulai dari kuliner, makanan khas, kerajinan hingga berbagai produk lokal lainnya.
Demikian disampaikan anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Franco B Dehen, Kamis (5/11/2026). Ia mengatakan, Waterfront City memiliki potensi besar untuk menarik kunjungan masyarakat sekaligus menciptakan pusat aktivitas ekonomi baru.
“Keberadaan Waterfront City ini tentunya sangat kita harapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Kabupaten Kapuas. Terutama bagi pelaku UMKM yang nantinya bisa memanfaatkan kawasan tersebut untuk mengembangkan dan memasarkan hasil usahanya,” ungkapnya.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu memaksimalkan pemanfaatan kawasan tersebut dengan memberikan ruang dan kesempatan kepada para pelaku UMKM untuk menjalankan kegiatan usaha.
Dengan demikian, pembangunan Waterfront City tidak hanya memperindah wajah Kota Kuala Kapuas, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.
Selain itu, penataan kawasan perlu memperhatikan aspek kenyamanan, kebersihan, keamanan serta ketersediaan fasilitas pendukung. Hal tersebut penting agar masyarakat maupun pengunjung merasa nyaman saat beraktivitas.
Kehadiran berbagai pelaku usaha di kawasan tersebut juga diharapkan dapat menciptakan perputaran ekonomi baru sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
“Harapan kita, Waterfront City benar-benar menjadi kawasan yang produktif. UMKM diberikan kesempatan untuk berkembang sehingga keberadaannya dapat memberikan keuntungan dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” tambah Franco.
Ia berharap, melalui pengelolaan yang baik dan berkelanjutan, Waterfront City dapat menjadi salah satu ikon kebanggaan Kabupaten Kapuas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Semoga kawasan ini nantinya benar-benar bisa dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat,” tutup legislator yang akrab disapa Papo tersebut.hr/gie-red











