-
Pulang Pisau

Kasus Stunting di Pulpis Turun 18,33 Persen

67
×

Kasus Stunting di Pulpis Turun 18,33 Persen

Sebarkan artikel ini
Kadis Kesehatan Pulpis dr Pande Putu Gina
-

PULANG PISAU/TABENGAN.CO.ID – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) dr Pande Putu Gina, Senin (15/1/2024), mengatakan, sejak tahun 2023 lalu jumlah stunting di Bumi Handep Hapakat julukan dari Kabupaten Pulpis sudah mulai berangsur menurun dari 21 persen menjadi 18,33 persen.

“Betul pak, angka stunting di Kabupaten Pulpis sudah jauh menurun, dari 21 persen, kini sudah menurun 18,33 persen,” beber Pande.

Penurunan angka stunting ini, kata Pande, berkat kerja keras dan kerja bersama seluruh stakeholder, terutama pada program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang ternyata cukup efektif, dan beberapa program lain yang cukup membantu menurunkan angka stunting.

Terlihatnya penurunan angka stunting itu, kata Pande, berdasarkan Elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) dan ada beberapa kategori yang dilaksanakan dalam laporan yakni terutama melihat berat badan berbanding umur, dan penilaian-penilaian lainnya.

“Untuk tahun 2024 ini, target kita minimal di bawah 14 persen penurunan stunting, dan upaya kita yaitu menemukan stunting itu, agar bisa kita berikan PMT,” jelasnya.

Untuk menemukan kasus stunting itu, tambah Pande, diharapkan masyarakat mau datang ke Posyandu.

“Umumnya orang itu mau datang ke Posyandu waktu bayi, dari 0 sampai 9 bulan. Sesudah selesai imuhisasi campak tidak pernah datang lagi. Padahal stunting itu, paling rawan dan paling banyak di umur 2-3 tahun atau masa-masa ke emasan perkembangan otak,” terangnya.

Lebih lanjut, sambung Pande, pihaknya mengharapkan meskipun sudah selesai anak atau bayi itu divaksinasi, maka anak umur 1 tahun sampai 5 tahun tetap harus di bawa ke posyandu.

“Karena tujuan kita agar begitu tiap naik di bulan pertama sudah bisa kita berikan, dan yang pastinya stunting itu adalah kekurangan gizi kronis dari 14 hari, dan ini tidak tiba tiba jadi stunting, tetapi ada proses beberapa lama dia menjadi stunting,” ujar Pande.

Dengan berbagai upaya dan kerja bersama seluruh stakeholder, maka mehurutnya pihaknya optimis target penurunan stunting kurang dari 14 persen tercapai di tahun 2024 ini.

“Kita optimis turun kurang dari 14 persen tahun ini, tentunya di barengi kerjasama semua pihak, kalau sektor kesehatan saja bergerak dari target 100 pesen itu, maka Kesehatan itu  bergeraknya 30 persen saja, dan maka 70 pesennya adalah pengaruh dari sektor lain yang berkontribusi,” pungkasnya. c-mye

 

 

-
-
-