Kapuas

Kabupaten Kapuas Terima Sertifikat Bebas Frambusia

19
×

Kabupaten Kapuas Terima Sertifikat Bebas Frambusia

Sebarkan artikel ini
Kabupaten Kapuas Terima Sertifikat Bebas Frambusia
KEBERHASILAN - Sekda Kapuas Septedy mewakili Pj Bupati Kapuas saat menerima sertifikat bebas Frambusia yang diserahkan Kementerian Kesehatan RI di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Jakarta Selatan, Rabu (6/3). TABENGAN/HMSKMF

JAKARTA/TABENGAN.CO.ID –  Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menyerahkan sertifikat kepada 99 kabupaten dan kota di Indonesia yang dinyatakan bebas Frambusia dalam acara Hari Neglected Tropical Diseases (NTDs) sedunia, yang digelar di Puri Agung Convention Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Jakarta Selatan, Rabu (6/3). Kabupaten Kapuas menjadi salah satu kabupaten yang menerima sertifikat tersebut. Menkes RI Budi Gunadi Sadikin menyerahkan sertifikat bebas Frambusia yang diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Septedy yang mewakili Pj Bupati Kapuas.

Sekda Kapuas sesuai acara menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pemerintah dalam upaya mengatasi penyakit Frambusia di Kabupaten Kapuas.

“Untuk itulah kita harus terus saling berkordinasi, berkolaborasi, dan tanggap dengan kesehatan masyarakat serta tentunya semua harus tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan perilaku hidup bersih,” tutur Septedy.

Dalam kegiatan itu, tampak hadir juga mendampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dr Tonun Irawaty dan jajarannya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati atau Walikota maupun perwakilan penerima sertifikat juga turut melakukan komitmen pembebasan dan mempertahankan status bebas Frambusia. Frambusia sendiri adalah suatu infeksi bakteri jangka panjang (kronis) yang paling sering mengenai kulit, tulang, dan sendi.

Saat kegiatan, Menkse Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya, saat ini pada sejumlah daerah di Tanah Air masih terdapat beberapa penyakit Frambusia yang menjamur di beberapa daerah.

“Kami memberikan sertifikat ini sebagai bentuk apresiasi kami kepada daerah-daerah yang telah bebas Frambusia, agar Kabupaten/Kota lain tentunya bisa termotivasi dalam upaya pencegahan Penyakit Frambusia ini,” ucapnya

Dirinya menambahkan, dalam mencapai target tersebut, tentunya harus ada kolaborasi dan sinergitas dari seluruh pihak baik dari Pemerintah Daerah, TNI/Polri, serta masyarakat yang harus berperan aktif dalam mensosialisasikan dan melakukan upaya pencegahan terhadap penyakit ini.  hmskmf