PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran mengumumkan rencana ambisius untuk pengembangan dan penataan Kota Palangka Raya. Sugianto menyebut proyek ini akan membutuhkan dana sebesar Rp2 triliun.
Menurut Sugianto, dana tersebut akan dialokasikan untuk berbagai aspek perbaikan dan pengembangan kota, termasuk peningkatan infrastruktur jalan dan fasilitas umum.
“Semua yang saya katakan ini pasti akan selesai, butuh dana kurang lebih sekitar Rp2 triliun untuk menata kota Palangka Raya. Termasuk membantu Kota Palangka Raya, siapa pun yang terpilih menjadi wali kota untuk perbaikan jalan-jalan gang. Untuk alokasi anggaran khusus Kota Palangka Raya, kami siapkan Rp2 hingga Rp3 triliun,” ujarnya, Minggu (1/9).
Salah satu langkah penting dalam rencana ini adalah relokasi fasilitas olahraga dari kawasan Bunbes ke Stadion Sanaman Mantikei. Relokasi ini merupakan bagian dari upaya untuk memodernisasi dan meningkatkan fasilitas publik di Kota Palangka Raya.
“Nanti tidak lagi tempat olahraga berada di Bunbes, tapi bergeser ke Stadion Sanaman Mantikei,” tambahnya.
Sugianto juga menekankan pentingnya perbaikan dan pengembangan ini dalam menarik lebih banyak pengunjung ke Kota Palangka Raya. Ia berharap dengan adanya peningkatan infrastruktur dan fasilitas, kota ini akan menjadi lebih menarik bagi wisatawan, yang pada gilirannya akan meningkatkan frekuensi penerbangan dan jumlah kunjungan.
“Mudah-mudahan dengan kita perbaikan-perbaikan, orang-orang mau ke Palangka Raya, penerbangan akan bertambah nanti,” jelasnya.
Selain itu, Sugianto juga menyebut perbaikan di Kereng Bangkirai hampir selesai, dengan proses eksekusi yang tinggal menunggu waktu. “Kita sedang perbaikan dan telah selesai mendesain, tinggal mengeksekusi yakni Kereng Bangkirai,” katanya.
Dia menetapkan target agar seluruh proyek pembangunan ini dapat selesai pada akhir tahun 2026. Sugianto menegaskan komitmennya untuk memastikan semua rencana yang telah disusun akan terealisasi sesuai jadwal.
“Untuk membangun Kota Palangka Raya paling tidak sampai tahun 2026 akhir nanti, semua yang saya katakan nanti akan selesai,” tegasnya.
Sugianto berharap agar gubernur yang terpilih di masa mendatang dapat terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalteng, dengan target antara Rp13 triliun hingga Rp15 triliun. Dengan meningkatnya PAD, diharapkan pembangunan di seluruh wilayah Kalteng, terutama di ibu kotanya, dapat merata.
“Mudah-mudahan gubernur terpilih nanti bisa menaikkan PAD sampai dengan Rp13 triliun hingga Rp15 triliun sehingga pembangunan di Kalteng dapat merata khususnya ibu kotanya,” pungkasnya. ldw





